Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Pindahkan Ibukota, Fahri Hamzah Tuduh Banyak Penjilat di Sekitar Jokowi

1 min read
Fahri Hamzah Tuduh Banyak Penjilat di Sekitar Jokowi

Fahri Hamzah Tuduh Banyak Penjilat di Sekitar Jokowi

Sharing is Caring

Presiden Joko Widodo akhirnya resmi mengumumkan pemindahan ibu kota Republik Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya di daerah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser.

Perpindahan ibukota ini tentu menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Salah satu yang menolak pemindahan ibukota adalah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurut mantan politisi PKS ini, langkah Jokowi memindahkan ibukota ini dianggap sebagai langkah yang salah.

Selain itu, Fahri menuding adanya para penjilat di sekitar Jokowi yang memberikan masukan salah sehingga pemindahan ibukota ini diambil oleh Jokowi.

“Sebagiannya mungkin banyak, asal bapak senang saja kali ya, banyak penjilat juga lagi jangan-jangan. Penjilat ini kan apa yang dilakukan presiden bener aja sama dia, padahal salah. Kan, enggak boleh begitu,” ujar Fahri Hamzah seperti dilansir dari cnnindonesia.com (26/8/2019).

Baca juga  Eks Presidium 212 Tuding Susi Pudjiastuti Punya Agenda Tersembunyi Soal Program Makan Lele

Jokowi sendiri mengambil langkah untuk memindahkan ibukota karena Jakarta dirasa sudah tidak kondusif lagi sebagai ibukota. Beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi membuat fungsinya semakin berat dengan kondisinya saat ini. Oleh karena itu pemindahan ibukota dianggap sebagai langkah yang tepat.

Adapun Jakarta nantinya akan tetap menjadi pusat bisnis dan ekonomi. Sedangkan pusat pemerintahan berpindah ke Kalimantan Timur.

(Visited 17 times, 1 visits today)