Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

FPI yang Ikut Aksi di Asrama Mahasiswa Papua, Mengapa Banser yang Harus Dibubarkan

1 min read
Banser Harus Dibubarkan

Banser Harus Dibubarkan

Sharing is Caring

Insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya berbuntut panjang. Papua membara dan memicu kerusuhan di berbagai daerah. Ujung-ujungnya, masyarakat Papua mengajukan beberapa tuntutan yang berisi 7 poin, salah satunya menuntut pembubaran Banser yang termaktub dalam poin ke-3.

Tuntutan ini cukup mengherankan mengingat pada kejadian tersebut, Banser tidak turut serta dalam aksi. Berdasarkan pemeriksaan polisi, ada 5 organisasi yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan penuturan Kapolrestabes Surabaya, ada lima organisasi yang akan dipanggil terkait kasus tersebut.

“Lima orang saksi yang kita panggil hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 yakni Susi Rohmadi (FKPPI), Dj arifin (Sekber Benteng NKRI), Drs Arukat Djaswadi (Sekber Benteng NKRI), Basuki (Pemuda Pancasila), Agus Fachrudin als Gus Din (Wali Laskar Pembela Islam Surabaya),” ujar Kapolrestabes Surabaya seperti dilansir dari suara.com (23/8/2019).

Baca juga  Jokowi Siapkan Kursi Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru Untuk Ahok

Banser baru turun pasca kasus tersebut untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Sedangkan FPI yang turun dalam aksi tersebut mengaku hanya diajak.

“Kan kita dari FPI cuma diajak sama FKPPI itu. Kan mereka yang jadi korlapnya. Kita diajak untuk berpartisipasi saja,” ujar ketua FPI Surabaya.

Tokoh Papua Yorrys Raweyai menyatakan bahwa tuntutan pembubaran Banser itu murni dari masyarakat Sorong yang membacakan tuntutan. Kira-kira kenapa ya?

(Visited 52 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.