Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Hal Menyebalkan dari Fandom Anime yang Sering Terjadi

4 min read
Sharing is Caring

Menjadi seorang anime fans bukanlah sesuatu yang salah, terlebih jika bertemu dengan teman yang memiliki satu passion, pasti seneng banget dan ingin berbagi pengalaman maupun pemikiran. Sayangnya, jika ada sekelompok orang dengan kegemaran yang sama, maka di dalamnya besar kemungkinan tercipta riak dan gelombang yang menyebalkan. Bahkan kadang membuat shock orang luar yang tidak mengerti dunia perfandoman. Ujung-ujungnya, beberapa fans yang terganggu akhirnya tidak lagi ingin terlibat dengan sesama penggemar dan lebih menikmati anime kesukaannya sendiri tanpa peduli adu bacot orang lain. Istilahnya, mereka keluar fandom meskipun tetap menikmati anime, sendirian, tanpa ikut nimbrung dalam forum-forum atau apa pun itu.

Mau tahu gimana kadang fandom di anime jadi menyebalkan? Contohnya seperti hal-hal berikut ini.

1. Orang yang menyukai anime kadang berpikir bahwa dirinya adalah orang Jepang

Kamu tahu istilah weabo? Yaitu istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan orang di luar Jepang (bukan orang Jepang asli) yang bertingkah sok-sokan jadi orang Jepang. Kadang bicaranya kejepang-jepangan, memakai nickname Jepang di semua akun sosial medianya, menganggap Jepang adalah negara paling keren, paling wah di seluruh dunia dan lalalala lainnya yang cukup menyebalkan. Bahkan jika ada yang menghina Jepang, dia yang marah-marah nggak jelas. Sementara dia sendiri tidak benar-benar mengenal Jepang secara mendalam ddan intens, tidak belajar bahasanya, tidak mengerti kebudayaannya dengan benar, alias sekadar tahu Jepang dari nonton anime saja. Gara-gara hal seperti itulah penggemar anime lain jadi dianggap buruk oleh orang awam.

Baca juga  7 Rekomendasi Anime Genre Historical Terbaik

Oleh sebab itu, jika kamu merasa sudah dalam taraf ini, ada baiknya mencoba mengendalikan diri secara perlahan. Tekan egomu untuk terlihat kejepang-jepangan, dan selalu ingat, kamu ini orang mana, warga negara mana. Boleh belajar tentang negara lain, tapi jangan lupa negara sendiri. Dan jangan merasa lebih keren hanya karena kamu mencoba menjadi orang Jepang.

2. Penggemar anime yang mempermalukan para cosplayer

Anime itu gambar, yang biasanya dibuat cantik atau ganteng supaya menarik perhatian penggemar. Untuk mengapresiasi sebuah karakter, biasanya orang akan bercosplay sebagai karakter tersebut. Mereka mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan mengusahakan yang terbaik supaya bisa tampil seperti karakter yang disukainya tersebut. Namun, ada saja fans anime yang suka memperolok para cosplayer ini. Mengatai cosplay-nya seperti sampah, terlalu kurus, terlalu gemuk, terlalu putih, terlalu hitam, dan lain sebagainya dengan cara yang menyakitkan dan bahasa yang cukup kasar.

Baca juga  6 Anime Bertemakan Dunia Game Terbaik

Tidak jarang, cosplayer cewek yang memerankan karakter tertentu di anime juga diperlakukan buruk, dikatai jal*ng, pel*cur dan lain sebagainya. Hal-hal seperti itu tentu sangat mengganggu dan tidak bermoral, tidak etis untuk dilakukan apalagi ditempat umum.

3. Kata-kata seperti … “Kamu bukan fans anime sejati jika tidak bisa bla bla bla”

Hal lain dari fandom anime yang sangat menyebalkan adalah ketika ada sekelompok orang yang suka menanyakan seperti ini: ‘kamu bukan fans anime sejati jika tidak bisa menyebutkan nama-nama karakter di anime ini pada episode ini’. Ketika kamu mengatakan, tidak tahu, mereka akan memperolokmu sebagai fans yang abal-abal. Kamu akan dicap sebagai orang yang kastanya lebih rendah daripada mereka yang menanggap dirinya MAHATAHU.

Padahal, kesukaan anime orang berbeda-beda. Sebagian orang pun menonton anime sekadar untuk hiburan dan tidak sampai seniat itu mencari fakta-fakta atau menghafal semua tokoh yang bahkan hanya disebutkan sekali dua kali dalam sebuah arc. Lagi pula, judul anime ada ribuan, dan sebagian anime bukanlah genre yang dapat kita terima sehingga kita tidak menontonnya bukan?

4. Fans anime kawakan yang menganggap anime sudah nggak bagus lagi sejak bla bla bla

Generasi baru selalu hadir untuk meramaikan kancah peranimean. Namun, orang-orang yang lebih tua, yang merasa sudah menonton anime sejak zaman batu, terkadang meremehkan penggemar anime baru. Apalagi, jika ada fans lama yang sering menyinggung-nyinggung jika anime sekarang tidak bermutu, tidak ada yang bagus, masih lebih bagus anime sebelum tahun 2003, dan lalalala lainnya. Padahal mereka tidak mencoba untuk menonton anime terbaru. Atau, jika memang tidak suka lagi dengan anime, maka berhenti saja, tidak ada yang melarang. Yang terpenting, jangan mengganggu kesenangan serta kebahagiaan orang lain. 

Baca juga  One Piece: 6 Tangan Kanan Bajak Laut Paling Setia, Siapa Favoritmu?

5. Fans yang bertengkar dan mengejek preferensi fans lain tentang anime subtitle/dubbing

Bagi penggemar anime, sudah wajar jika ada yang suka anime dengan subtitle atau suka yang dubbing. Semua itu tergantung selera masing-masing. Hanya saja, sebagian fans sering berkoar-koar tentang ketidaksukaannya terhadap salah satu hal tersebut. Misal, kamu sangat menyukai anime bersubtitle, lalu mengolok-olok orang yang suka anime dubbing. Bukankah tingkahmu ini sangat menganggu kepada orang yang menikmati sesuatu dengan caranya sendiri? Semua orang punya kesukaan sendiri, cukuplah dengan menikmati apa yang ada dan jangan menganggu orang lain yang preferensinya berbeda denganmu.

(Visited 14 times, 1 visits today)