Fri. Nov 27th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Mengungkap Kebenaran! 5 Penemuan Mengejutkan ini Berasal dari Tanah Suci Tiga Agama

3 min read
Sharing is Caring

“Tanah Suci” mengacu pada wilayah yang ada di Israel, Palestina, dan wilayah sekitarnya, khususnya Kota Yerusalem. Wilayah ini sangat penting dan dianggap suci bagi tiga agama samawi yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Di sana banyak sekali ditemukan benda-benda arkeologi peninggalan masa lalu yang menakjubkan sekaligus penuh misteri. Tanggal penemuan berasal dari Zaman Perunggu Awal (lebih dari 4.000 tahun yang lalu) hingga saat Kekaisaran Bizantium menguasai Tanah Suci, sekitar 1.500 tahun yang lalu.

Berikut ini 5 penemuan mengejutkan yang berasal dari Tanah Suci, dirangkum dari livescience.com.

1. Peta Madaba

Ditemukan di sebuah gereja di Madaba, Yordania, pada tahun 1884, Peta Madaba adalah penggambaran kartografi tertua yang masih ada di Tanah Suci. Diciptakan dalam bentuk mozaik pada suatu masa antara 560-565 M dan aslinya menunjukkan suatu daerah yang membentang dari Syria selatan hingga ke Mesir tengah. Pada saat ditemukan banyak gambar yang sudah hilang, namun sisa-sisanya mencakup penggambaran rinci tentang Kota Yerusalem. Gambar peta ini menunjukkan sebuah kota berbentuk oval yang berada di tengah-tengah peta dengan enam gerbang dan dua puluh satu menara, jalan raya utama yang terbagi-bagi, dan tiga puluh enam bangunan publik lainnya yang dapat diidentifikasi, termasuk gereja-gereja dan biara-biara. Diperkirakan, peta itu dibuat pada saat Kekaisaran Bizantium menguasai Tanah Suci.

Baca juga  Penemuan Hebat Yang Tak Dihargai Di Negara Sendiri Tapi Paling Dicari-Cari Di Negara Lain!

2. Jimat Perak Ketef Hinnom

Pada tahun 1979, dua gulungan mini terbuat dari perak (mungkin itu jimat di zaman kuno) ditemukan di Ketef Hinnom, sebuah situs arkeologi yang kini telah dimasukkan ke dalam Pusat Peninggalan Menachem Begin di Yerusalem. Tertanggal berasal dari masa sekitar 2.600 tahun yang lalu artefak ini ditulis dalam bahasa paleo-Ibrani dan berisi bagian Alkitab tertua yang bertahan hingga hari ini. Artefak itu memuat bagian dalam Bilangan 6: 24-26. Dalam jimat-amulet ini tertulis bahwa Yahweh lebih kuat dari setan dan amarahnya. Para peneliti berpikir bahwa jimat itu akan memberikan perlindungan kepada mereka yang memakainya. Artefak ini menunjukkan sebagai bukti ayat Alkitab telah ada sejak 2.600 tahun yang lalu.

3. Khirbet Qeiyafa

Khirbet Qeiyafa, kota kuno yang berasal dari masa hampir 3.000 tahun yang lalu dan terletak sekitar 19 mil (30 km) barat daya Yerusalem. Sebuah dinding kota dengan dua gerbang mengelilingi pemukiman seluas 6 hektar (2,3 hektar), dan beberapa peneliti mengklaim itu adalah kota yang disebut dalam alkitab sebagai Sha’arayim. Situs ini mungkin juga memainkan peran penting selama periode Israel “Monarki Serikat” dan, pada bulan Juli 2013, para peneliti mengumumkan bahwa mereka telah mengidentifikasi sebuah struktur seluas lebih dari 10.000 kaki persegi (1.000 meter persegi) sebagai istana yang mungkin telah digunakan oleh Raja atau Nabi Daud.

Baca juga  5 Temuan Tengkorak Palsu yang Mengejutkan Ilmuwan

4. Perahu Laut Galilea atau “Perahu Yesus”

Pada tahun 1986 dua arkeolog amatir, menjelajahi pantai Laut Galilea pada saat air laut sedang surut. Mereka menemukan sisa-sisa perahu kayu kecil yang terkubur dalam sedimen. Para arkeolog profesional segera menggali dan mengetahui bahwa perahu itu berasal dari masa sekitar 2.000 tahun yang lalu. Penanggalan itu menyebabkan beberapa orang merujuk perahu itu sebagai “perahu Yesus”, meskipun tidak ada bukti bahwa Yesus atau para pengikut setianya pernah menggunakan kapal khusus ini. Baru-baru ini para arkeolog menemukan sebuah kota yang berasal lebih dari 2.000 tahun yang terletak di garis pantai tempat kapal itu ditemukan.

5. Gulungan Laut Mati

Seorang gembala muda bernama Muhammad Edh-Dhib pertama kali menemukan Gulungan Laut Mati pada tahun 1946 atau 1947 di dekat lokasi Qumran, sekarang disebut Tepi Barat. Selama dekade berikutnya, para ilmuwan bersama penduduk lokal menemukan lebih dari 900 manuskrip yang terletak di 11 gua. Naskah kuno itu termasuk karya kanonik dari Alkitab Ibrani, termasuk Kitab Kejadian, Keluaran, Yesaya, Raja-raja dan Ulangan. Di sana ditemukan juga kalender, nyanyian, mazmur, apokrif (non-kanonik) karya alkitabiah dan aturan komunitas. Satu gulungan terbuat dari tembaga dan menggambarkan lokasi harta terpendam. Naskah itu diperkirakan berasal dari sekitar 200 SM, hingga sekitar tahun 70 M ketika Roma memberontak di Yerusalem dan Qumran ditinggalkan. Penulis gulungan itu masih menjadi perdebatan. Sebuah teori populer di kalangan sarjana adalah bahwa sekte monastik yang disebut kaum Essenis tinggal di Qumran, dan mereka menulis dan mengumpulkan teks-teks itu.

Baca juga  5 Anime Terbaik yang Diadaptasi Dari Manga
(Visited 55 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.