Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Inilah 5 Kasus Hukum Lucu & Aneh Yang Hanya Terjadi di Indonesia

3 min read
Sharing is Caring

Membicarakan tentang kasus hukum yang terjadi di Indonesia rasanya tidak akan ada habisnya. Banyak di antaranya yang aneh dan membuat kita tertawa. Bagaimana bisa ada kasus yang berat dan dihukum ringan lalu, kasus yang sebenarnya tidak penting untuk dibawa ke ranah hukum malah dijatuhi vonis bertahun-tahun?

Referensi pihak ketiga

Kalian penasaran dengan kasus-kasus yang aneh dan janggal serta membuat nurani teriris sedih. Berikut 5 kasus lucu yang hanya terjadi di Indonesia yang dirangkum dari laman boombastis.com (22/08.2018)

1. Jualan Benih Jagung, Malah Dipenjara

Tukirin dan Kuncoro adalah dua pria sederhana yang mencoba peruntungan menjadi penjual benih jagung hibrida di Kediri, Jawa Timur. Namun apa daya, hanya karena benih yang mereka jual tidak melalui tes laboratorium dan dianggap ‘membajak’ merk yang telah terkenal, hukuman penjara mereka dapatkan.

Menurut Undang-undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman (UUSBT) mereka bersalah dan dianggap tidak memiliki lisensi untuk menjual benih jagung hibrida seperti merek BISI. Miris sekali bukan? Kuncoro telah dipenjara tahun 2010 lalu sedangkan Tukirin menjalani masa percobaan.

Baca juga  5 Layanan Cloud Gaming Terbaik, Bisa main Game PS4 di Smartphone

2. Kreativitas Merakit Televisi Membawa Pria Lulusan SD Masuk Bui

Hidup memang keras, yang kuat dan cerdas lah yang bertahan. Walau hanya lulusan SD, pria berusia 41 tahun ini tidak mau menyerah begitu saja. Mengandalkan kreativitas dan juga kemampuannya di bidang elektronik ia membuat televisi baru dari piranti bekas seperti tabung dan layar bekas.

Bukannya apresiasi yang ia dapatkan, pria ini malah dipenjara karena dituduh menjual barang elektronik tak berstandar dan bisa saja berbahaya. Memang benar, harusnya seluruh alat elektronik melewati uji kualitas. Namun apakah Pemerintah peduli dan memudahkan untuk hal ini? Nyatanya tidak. Pria tersebut mendekam di penjara hanya karena ia mendaur ulang barang bekas menjadi kembali layak pakai.

3. Derita Nenek Tua Tebang Jati Milik Sendiri Dan Dituduh Mencuri

Tidak pernah terlintas sedikipun dalam benak Nenek Asyani bahwa dirinya yang telah memasuki usia senja itu akan duduk di kursi pesakitan persidangan dan meringkuk di balik jeruji besi. Hidupnya sudah penuh dengan nestapa, ditinggal berpulang suaminya dan menanggung beban hutang luar biasa banyaknya. Harta terakhir milik perempuan sepuh yang masih harus membayar biaya hidup cucunya ini hanya 5 buah pohon jati yang tumbuh di hutan dekat rumahnya.

Baca juga  5 Penyakit Langka Bisa jadi Super Hero

Namun nasib buruk menimpanya. Usai menitipkan kayu jati miliknya di pengusaha mebel, ia malah dituduh menebang kayu milik Perhutani dan didakwa hukuman penjara. Air mata tak berhenti menetes di pelupuk matanya, salah apa ia hingga harus mendapatkan vonis seperti itu?

4. Nenek Minah, Hanya Mencuri 3 Kakao Hukumannya Lebih Berat Dari Koruptor Kelas Kakap

Perut yang lapar dan kondisi perekonomian yang hancur berantakan bisa membuat seseorang melakukan apa saja. Namun bagi Nenek Minah, ia tidak akan membegal motor ataupun merampok toko emas. Untuk sekadar membeli makanan sederhana, ia terpaksa mencuri kakao di sebuah perkebunandi Purwokerto tahun 2009 lalu.

Lalu hukuman yang ia dapatkan? Sungguh fantastis dan luar biasa. PN memberikan ia ganjaran vonis penjara 1 tahun 15 hari. Benar, wanita berusia 55 tahun ini harus menebus pencurian 3 buah kakao dengan hukuman jauh lebih berat dibanding koruptor yang mengambil uang negara hingga milyaran rupiah.

Baca juga  Cara ini Dijamin Ampuh Menambah Kecepatan Internet 4G!

5. Mencuri Sandal Jepit Dihukum 5 Tahun di Balik Jeruji Besi

Pencurian sandal jepit memang agak lumrah di Indonesia, apalagi jika di keramaian atau ditempat umum. Remaja berinisial AAL berusia 15 tahun ini dihukum 5 tahun penjara hanya karena sandal jepit yang harganya tidak seberapa itu.

Akhir kata:

Begitulah potret hukum di negara kita yang memang kita kenal masih tajam kebawah. Semoga kita semua selalu dihindarkan dari hal-hal buruk agar jangan sampai berurusan dengan penegak hukum.

(Visited 15 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.