Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Haikal Hassan Klarifikasi Soal NKRI Bersyariah, Begini Pernyataannya

1 min read
NKRI Bersyariah

NKRI Bersyariah

Sharing is Caring

Hasil ijtima’ ulama IV menghasilkan keputusan untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersyariah. Artinya, Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai keislaman.

Hal ini kemudian menjadi polemik. Beberapa tokoh tidak setuju dengan wacana tersebut. Menurut para tokoh, Indonesia sebenarnya sudah bersyariah sejak dulu. Gus Solah salah satu yang menyampaikannya.

“NKRI bersyariah itu tidak ada. Dulu sila pertama itu kan dicoret, menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Di UUD juga dulu mengandung kata syariah, sekarang tidak ada,” ujar Gus Solah sepperti dilansir dari cnnindonesia.com (12/8/2019).

“Syariah Islam jalan di Indonesia tanpa rumusan NKRI bersyariah. Tanpa istilah NKRI bersyariah, jalan kok syariah Islam. Jadi tidak perlu ada istilah itu,” lanjutnya.

Baca juga  Panas ! Gugatan Kivlan Zen Hampir Rp 1 Triliun

Menurut cucu dari pendiri NU tersebut, syariah Islam sudah melebur ke dalam NKRI secara umum maupun khusus tanpa harus diberi embel-embel syariah.

Haikal Hassan sebagai salah satu pentolan ijtima’ ulama kemudian memberikan klarifikasinya.

“Itu cuma istilah. Jangan jadi mentang-mentang NKRI bersyariah terus Pancasila hilang gitu? Ya enggak, UUD 45 hilang? Ya enggaklah, itu istilah,” jelas Haikal Hassan.

“Syariah itu istilah agar umat Islam di Indonesia yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, menjalankan perintah Allah SWT. Mbok ya kita itu taat pada Allah SWT. Tetap jadi bangsa Indonesia, tapi taat pada syariah Allah SWT, betul?” lanjutnya.

Baca juga  Dahnil: Yang Jelas Ada Semangat Jaga NKRI Di Ijtimak Ulama IV
(Visited 3 times, 1 visits today)