Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Usai Hari Raya Kurban Sejumlah Tokoh Bertekad Pulangkan HRS ke Indonesia

3 min read
habib rizieq shihab pulang

habib rizieq shihab pulang

Sharing is Caring

Jika tidak segera pulang ke Indonesia, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab (HRS) terancam kehilangan kewarganegaraan Indonesia-nya. Karena itu, mengantisipasi hal tersebut, rencananya HRS bakal dijemput pulang ke Indonesia secepatnya.

Seperti yang dilansir rmol dotcom (8/8/2019), rencana pemulangan HRS ke Indonesia dipelopori oleh sejumlah tokoh ahli hukum dan politisi. Siapa mereka? Mereka adalah Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma, Politisi Senior Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban, Advokat yang juga Politisi PBB Ahmad Yani, Mantan Komisioner Komnas HAM Hafidz Abbas, Eks Aktivis 98 Sangab Surbakti dan Pengacara Habib Rizieq, Damai Hari Lubis.

Seperti yang dikutip rmol dotcom (8/8/2019) Ahmad Yani mengatakan HRS akan dijemput pasca perayaan Idul Adha 2019. Alasannya, HRS dijemput karena yang bersangkutan sudah tidak memiliki persoalan hukum.

Baca juga  Ketahuan Bohong Soal HRS Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen, Haikal Hassan Blok Jubir PSI

“Kita habis lebaran haji bergerak, kita jemput saja. Para aktivis, tokoh dan ulama setelah lebaran ini jemput Habib Rizieq. Pemerintah sendiri sudah mengatakan sudah tidak masalah, jadi kita jemput,” ujar Yani di Kawasan Cikini, Jakarta, seperti yang dikutip rmol Jumat, Kamis (8/8).

Alasan sejumlah tokoh tersebut menurut Ahmad Yani menilai karena kepulangan HRS adalah wujud dari rekonsiliasi pasca Pilpres 2019. Karena itu, dia berharap pemerintah tidak menghambat penjemputan tokoh sentral aksi 212 tersebut.

“Jadi menurut saya salah satu bentuk wujud dari rekonsiliasi ini, maka kita minta kepada pemerintah gak usah kita difasilitasilah, kita mampu untuk memfasilitasi,” harapnya.

“Tapi kita minta jangan dihambat. Hari Minggu nanti ada lebaran haji, jadi mungkin prosesnya susah. Tapi beberapa hari setelah beberapa hari setelah lebaran haji, kita jemput Habib Rizieq pulang. Saya kira itu usul yang konkret,” pungkasnya.

Baca juga  Pamitan ke Megawati, Ternyata Mbah Moen Menghembuskan Nafas Terakhir di Tanah Suci

Menegaskan pernyataan Ahmad Yani, Ketua panitia penjemputan Habib Rizieq, Lieus Sungkharisma juga memaparkan bahwa saat ini, beberapa elemen masyarakat akan menyiapkan dana sendiri untuk berangkat dan menjemput Habib Rizieq dari Makkah, Arab Saudi ke Indonesia.

“Semua siap dengan dana sendiri berangkat untuk menjemput Habib habis lebaran kurban,” tegas Lieus seperti yang dikutip rmol dotcom Kamis (8/8/2019).

Yang istimewa ungkap Lieus, bahkan dirinya mendapatkan kehormatan untuk mengatur penjemputan Habib Rizieq ke tanah air.

“Mereka minta saya untuk ngatur untuk cek tiketnya dan saya mendapatkan kehormatan, tapi saya dibilangin ‘lo tunggu di Jeddah aja, gak bisa masuk ke Makkah’ karena saya agamanya Buddha, jadi menurut saya ini kehormatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Lieus menyatakan, rencana penjemputan Habib Rizieq Shihab tidak perlu meminta izin kepada Front Pembela Indonesia (FPI). Karena menurutnya Habib Rizieq sudah dimiliki rakyat Indonesia.

Baca juga  Pengacara Habib Rizieq: Massa FPI Diejek Dengan Sebutan Preman Berjubah

“Saya kira Habib Rizieq ini bukan cuma punya FPI, Habib Rizieq ini sudah punya rakyat Indonesia, saya enggak pernah musti konsul sama FPI setiap saya mau ikut kegiatan Habib Rizieq. Habib Rizieq ini walaupun dia muslim saya Buddha itu milik bangsa Indonesia, karena saya kagum pikirannya, kharismanya itu menggugah rakyat untuk bersatu menyatakan keadilan, itu yang saya lihat,” jelasnya.

Semoga saja rencana sejumlah tokoh untuk menjemput HRS ini bisa berjalan lancar dan berhasil dengan baik. Bagaimanapun juga, HRS merupakan WNI yang patut kita bantu kesulitannya tanpa memperdulikan perbedaan pendapat yang ada.

(Visited 10 times, 1 visits today)