Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Muhammadiyah: Pasca Pemilu, Elite Politik Sibuk Rebutan Jabatan

1 min read
Haedar Nashir

Haedar Nashir

Sharing is Caring

Pemilihan Umum (pemilu) dianggap sebagai pesta demokrasi serta wujud kedaulatan rakyat dalam menentukan para wakil yang akan menyuarakan aspirasi mereka dalam membangun dan mensejahterakan bangsa.

Sayangnya, pesta demokrasi selama ini merupakan alat bagi elite untuk memperoleh legitimasi kekuasaan. Pasca terpilih, mereka kemudian melupakan konstituennya untuk memperebutkan jabatan.

Kondisi ini juga terjadi pada pemilu kali ini. Pasca selesai pemilu, parpol melakukan berbagai negosiasi untuk memperebutkan jabatan, seperti ketua DPR, ketua MPR, dan juga menteri.

Dengan mencermati kondisi yang ada, Ketua Umum PP Muhammadiyah melontarkan kritikannya.

“Yang muncul sekarang itu kan egoisme lebih di para elite. Bisa kita lihat sekarang sekarang. Pasca Pilpres, pasca Pileg, itu para elite bukan berpikir bangsa ini mau dibawa kemana. Tetapi satu sama lain saling menjatah kursi dan kemudian berebut kursi,” ujar Haidar Nashir seperti dialnsir dari cnnindonesia.com (11/8/2019).

Baca juga  Ternyata Ini Sebabnya Mengapa Jokowi Bertemu Prabowo Di MRT. Tak Ada Yang Menduga

“Harus ada jiwa kepedulian terhadap keadaan jangan menikmati dan berebut kekuasaan tanpa hati. Ini penting menjadi pelajaran agar kita ini naik kelas secara peradaban supaya tidak ribut dalam hal-hal yang sifatnya kekuasaan,” lanjut Haidar.

Semoga ini bisa mendapat perhatian dari para elite sehingga kepentingan rakyat tidak terabaikan karena kesibukan mereka memperebutkan jabatan.

(Visited 7 times, 1 visits today)