Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Dubes RI Sebut HRS Serobot Do’a di Makam Mbah Moen, Ini Klarifikasi FPI

2 min read
pemakaman mbah moen

pemakaman mbah moen

Sharing is Caring

Front Pembela Islam (FPI) membantah pernyataan dari Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel yang mengatakan Habib Rizieq melakukan penyerobotan doa saat di Pemakaman Mbah Moen di Mekkah. Agus menilai apa yang dilakukan oleh Imam Besar FPI itu sangat tidak etis, selaku seorang ulama.

Karena tidak terima dengan pernyataan dari Agus, Pengurus DPP FPI Slamet Ma’arif memberikan klarifikasi sesuai dengan informasi yang didapatnya. Awalnya, Jenazah Mbah Moen beberapa kali di shalatkan di kantor Daker Mekah.

“Kemudian disalati lagi di Masjidil Haram. Lalu disalati lagi di Ma’la saat baru masuk di-Imami oleh Sayyid Ashim bin Alwi bin Abbas al-Maliki,” kata Slamet kepada wartawan, Kamis (8/8/2019).

Baca juga  Prabowo Bertemu Megawati, PA 212: Imam Kita Bukan Kertanegara

“Dilanjutkan Habib Rizieq pimpin doa dan mengajak jemaah bersaksi bahwa Mbah Moen min ahlil khair,” ujar Slamet, seperti yang dikutip dari Detik.com (08/08/2019).

Tidap seperti yang diberikan bahwa Habib Rizieq menyerobot Doa, Slamet mengatakan bahwa itu tidak benar, dan menuding bahwa pernyataan seperti itu hanyalah dari orang-orang yang tidak menyukai Habib Rizieq sehingga mempelintir kejadian yang ada.

“Semua yang di tempat menyaksikan, termasuk menteri agama dan dubes lihat langsung, dan semua lengkap videonya tapi orang-orang liberal mau melintir-melintir dan tak terima. kasihan kalau kebencian sudah mendarah daging,” ujar Slamet.

Oleh sebab itu, Slamet berharap tidak ada orang yang memfitnah Habib Rizieq dengan isu-isuyang tidak benar.

Baca juga  HOAX Habib Rizieq Pimpin Doa Pemakaman Mbah Moen Di Makkah. Ini Faktanya

“Mudah-mudah Allah jaga hati kita dari fitnah, Allah berikan kita husnulkhatimah dan kita tidak diharamkan dari keberkahan kaum solihin,” sambungnya.

Sebelumnya, dalam keterangannya, saat berada di pemakaman Mbah Moen, Agus Maftuh menegaskan informasi yang beredar di sosial media yang menyebutkan Habib Rizieq menjadi pemimpin doa di Pemakaman Mbah Moen itu tidak benar, yang ada menurutnya Habib Rizieq justru telah menerobos doa dengan suaranya yang keras.

“Dalam tradisi NU, ulama kalau disuruh berdoa masih memakai budaya ewuh-pekewuh, yang senior biasanya yang didorong untuk berdoa dan kiai-kiai yang junior mendampingi. Lha ini kok ada yang main serobot doa tanpa izin shahibul bait yang punya tanggungjawab mulai proses perizinan sampai pemakaman seorang yang sangat dihormati oleh Umat Islam di Indonesia khususnya Nahdlatul Ulama. Ini tak etis dan tidak dikenal dalam tradisi pesantren,” beber Agus, seperti yang dikutip dari Detik.com

Baca juga  Anies Sebut Dana Getah Getih IDR 550 Juta, Sang Seniman Bilang IDR 300 Juta, Siapa Benar?
(Visited 31 times, 1 visits today)