Fri. Sep 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

7 Hewan Purba yang Patut Disyukuri atas Kepunahannya

4 min read
Sharing is Caring

Banyak perubahan yang sudah terjadi dalam kehidupan makhluk hidup semenjak zaman purba sampai era digital seperti sekarang. Salah satunya adalah keberadaan hewan-hewan purba yang kini sudah punah. Ya, beberapa di antara hewan purba mungkin bisa dikatakan punah. Tetapi, barangkali mereka bukannya punah, melainkan berevolusi.

Jika di masa itu ukuran hewan-hewan purba sangat besar, lebih besar dari manusia, sekarang ini tidak lagi. Keberadaan mereka sudah “digantikan” dengan binatang yang ukurannya lebih kecil, sehingga tidak terlalu membahayakan bagi manusia.

Untuk itulah, kami merangkum informasi mengenai hewan-hewan purba yang ketiadaan atau kepunahannya patut untuk kita syukuri. Pasalnya kalau mereka masih ada, mungkin manusia bisa jadi mangsa. Yuk, langsung saja simak, hewan apa saja, sih?

1. Sarcosuchus

Buaya terbesar di dunia yang ada saat ini adalah jenis buaya air asin yang panjangnya berkisar antara 5-6 meter. Berat buaya jenis ini bisa mencapai 1.900 kg. Barangkali, morfologi itu dipengaruhi pula oleh nenek moyang buaya yang bernama Sarcosuchus.

Sarcosuchus sering pula disebut super croc. Hewan ini hidup lebih dari 100 juta tahun yang lalu. Keberadaannya dianggap sebagai spesies terbesar yang pernah ada. Ukuran buaya yang satu ini sangat besar dengan panjang tubuh kira-kira 12 meter dan berat 8-10 ton.

Baca juga  6 Cara Mencegah Kematian Di Tempat Umum yang Berbahaya

Untung sudah punah, ya. Kalau belum dan masih hidup hingga sekarang, mungkin seekor Sarcosuchus bisa menelan satu truk container, tuh. Serem!

2. Cameroceras

Cameroceras adalah jenis cumi-cumi purba yang bentuknya juga mirip dengan gurita raksasa. Tubuhnya bisa tumbuh sepanjang 6 meter dan memiliki sejumlah tentakel yang besar dan kuat. Hewan ini diperkirakan hidup pada masa Ordovisium, yaitu sekitar 470 juta tahun yang lalu. Makhluk ini mendiami lautan dangkal di kawasan Laurentia, Baltica, dan Siberia.

Menurut penelitian, sih, cumi-cumi raksasa ini sudah punah. Kalau ada cumi berukuran raksasa di lautan sekarang ini, mungkin adalah “keturunan” ada Cameroceras.

3. Phorusrhacid

Phorusrhacid merupakan jenis burung purba yang tampaknya juga patut disyukuri kepunahannya. Pasalnya, hewan ini memiliki ukuran sangat besar yang memungkinkannya bisa memangsa manusia, bahkan binatang-binatang lain, seperti sapi hingga gajah sekalipun.

Keberadaannya di muka bumi diperkirakan hidup pada jutaan tahun silam. Burung yang dikenal pula dengan nama terror birds ini memiliki tinggi mencapai 3 meter. Jika melihat gambar di atas, kamu akan langsung terbayang bentuknya mirip dengan ayam, tetapi paruhnya paruh burung elang. Posturnya juga punya kemiripan dengan itik, ya?

Bedanya dengan unggas yang ada saat ini, Phorusrhacid merupakan pelari yang handal dan diperkirakan merupakan seekor karnivora (pemakan daging).

Baca juga  Bukan Anjing, Inilah 5 Hewan Tercerdas di Bumi

4. Megalodon

Ikan paus dan hiu yang ada sekarang saja sudah cukup menyeramkan karena ukurannya yang besar hingga mampu menelan sebuah kapal, bagaimana dengan hiu purba, ya? Tentunya lebih besar lagi. Salah satu yang termasuk dalam daftar hewan purba yang kepunahannya patut disyukuri manusia adalah Megalodon.

Megalodon merupakan spesies ikan hiu yang diperkirakan hidup sekitar 2,6 juta tahun yang lalu, tepatnya di masa Miosen awal hingga Pliosen akhir. Megalodon disebut-sebut masih satu family dengan hiu putih. Hiu putih sendiri ialah jenis ikan terbesar yang masih hidup sampai sekarang.

Hanya saja, ukuran Megalodon dijamin jauh lebih besar. Dari penemuan fosilnya, panjang ikan purba ini disinyalir mencapai hingga 18 meter. Jangan dibayangkan, deh, serem!

5. Attercopus

Hewan purba yang satu ini bentuknya seperti gabungan antara laba-laba dan kalajengking. Apa lagi kalau bukan Attercopus, yang tubuhnya seperti laba-laba dan bagian tubuh belakang hingga ekornya mirip seperti kalajengking.

Binatang ini dianggap sebagai nenek moyang dari laba-laba modern. Keberadaannya di muka bumi diperkirakan sudah ada sekitar 390 juga tahun silam. Kalau kamu fobia dengan laba-laba dan takut kalajengking, hewan yang berukuran kurang lebih hanya 1 cm ini tentu akan menjadi makhluk yang menyeramkan. Untung sudah punah.

Baca juga  Kembangkan Vaksin, Monyet Sengaja Diinfeksi Corona, Tubuhnya Menjadi Kebal?

6. Arthropleura atau Giant Milipede

Kamu tahu kelabang dan kaki seribu? Arthropleura atau Giant Milipede bisa dibilang merupakan gabungan dari keduanya. Hewan ini mempunyai bentuk tubuh bulat pipih panjang seperti ulat, tetapi berkaki banyak dan memiliki antena di kepalanya seperti kelabang.

Arthropleura diperkirakan hidup antara 300-290 juga tahun silam, tepatnya sekitar zaman karbon akhir. Hewan purba ini termasuk yang paling besar di antaranya spesiesnya dari genus invertebrate darat terbesar sepanjang masa. Arthropleura dapat tumbuh hingga sepanjang 2,5 meter. Jika ia belum punah, tentulah akan sangat mudah memangsa manusia maupun hewan-hewan lain, ya.

7. Titanoboa

Ular purba yang dikenal dengan sebutan Titanoboa ini hidup sekitar 60 juta tahun silam. Fosilnya ditemukan berada di area pertambangan batu bara Cerrejon di Kolombia Utara pada tahun 2009. Titanoboa diperkirakan memiliki panjang sekitar 12-13 meter dan berat 1,1 ton.

Dengan ukuran sebesar itu, jangankan manusia, sapi atau unta sekalipun bisa dilahapnya kalau makhluk yang satu ini masih hidup.

Itulah tadi hewan-hewan purba yang telah punah. Kita patut bersyukur karena tidak ada lagi hewan jenis itu di bumi ini karena keberadaannya sangat mungkin akan membahayakan kelangsungan hidup manusia.

(Visited 101 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.