Sun. Dec 8th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Pernahkah Kamu Berpikir Bagaimana Bisa 5 Batu Raksasa Ini Dipindahkan Oleh Nenek Moyang?

3 min read
Sharing is Caring

Di seluruh dunia kita telah menemukan berbagai batu-batu besar, dengan berat lebih dari 1.000 ton, yang telah diangkut entah bagaimana caranya oleh peradaban kuno di masa lalu.

Tanpa menggunakan teknologi modern, nenek moyang kita memindahkan batu-batu besar dan berat yang bisa mencapai seribu ton.

Jadi bagaimana mereka melakukannya? Apakah itu murni tenaga manusia?

Atau mungkinkah, seperti yang dikemukakan oleh beberapa penulis, bahwa nenek moyang kita menggunakan teknologi yang hilang untuk mencapai prestasi luar biasa ini? Atau apabila menurut teori konspirasi bahwa nenek moyang dibantu teknologi alien untuk membawa bebatuan itu. Mari kita ungkap satu parsatu.

Ramesseum

Ramesseum bisa dibilang salah satu temuan arkeolog yang paling menarik. Saat ini, hanya tersisa potongan-potongan dasar pada batang tubuh yang tersisa dari patung Ramesseum.

Para ahli telah menghitung bahwa Ramesseum memiliki berat sekitar 1.000 ton. Lebih luar biasa lagi, batu besar itu diperkirakan telah diangkut lebih dari 200 kilometer jauhnya, dari tambang batu di Aswan ke Thebes. Patung ini dianggap sebagai salah satu monumen batu terbesar yang pernah diangkut oleh manusia.

Baca juga  Memuat 10 Firman Allah, Batu Inikah yang Selama ini Dicari-cari oleh Orang Yahudi?

Bagaimana orang Mesir kuno melakukannya tetap menjadi misteri yang mendalam.

Colossi of Memnon

Gambar diatas merupakan panel samping dari salah satu Colossi of Memnon, struktur terakhir yang tersisa dari kuil makam Amenhotep III, yang dikenal sebagai Kom el-Hetan. Gambar diambil sekitar tahun 1900.

Di Mesir, peradaban manusia menemukan pencapaian luar biasa lainnya. Colossi of Memnon adalah dua patung super besar yang diduga diukir dari sepotong batu tunggal.

Patung-patung itu menghadap pada titik balik matahari musim dingin. Menurut R.T. Gould, dalam karyanya “A Book of Marvels,” ia memperkirakan bahwa patung-patung itu memiliki berat total 1.200 ton.

Luar biasanya lagi, patung-patung itu entah bagaimana diangkut lebih dari 600 kilometer jauhnya, di atas tanah, tanpa menggunakan Sungai Nil ke Thebes.

Baca juga  4 Tempat Mengerikan yang Tertangkap Google Maps

Pondasi batu di Baalbek

Di situs kuno Baalbek, di Kuil Yupiter, terdapat sebuah situs yang disebut Trilithon, sekelompok tiga batu berukuran sekitar 19 meter, 4 metes tinggi, dan hampir 4 meter lebarnya.

Batu-batu ini diyakini telah dipahat dari batu kapur kristal. Sebelum dipindahkan, ke tempat pembangunan mereka, batu-batu itu diyakini memiliki berat berkisar dari 1.000 hingga 1.200 ton. Mereka entah bagaimana diangkut sejauh satu kilometer. Batu-batu itu kemudian dipahat ulang agar ukurannya lebih kecil sehingga mereka bisa secara akurat menyesuaikan dengan dinding kuil.

Hingga saat ini peneliti belum bisa mengetahui bagaimana mereka bisa memindahkan bebatuan ini menggunakan teknologi di masa lalu.

The Western Stone

The Western Stone merupakan sebuah blok besar yang berfungsi sebagai Tembok Barat di Yerusalem, situs terdiri dari batu supermasif lain yang ditempatkan pada zaman kuno. Ini dianggap sebagai salah satu blok bangunan terbesar di permukaan planet, dengan perkiraan berat 570 ton.

Baca juga  10 Gedung Pencakar Langit Paling Memukau di Dunia

The Great Stele, King Ezana’s Stele, dan Obelisk of Axum

Situs keren ini dapat kamu temukan di Ethiopia.

The Great Stele, King Ezana’s Stele, dan Obelisk of Axum masing-masing memiliki berat 520 ton170 ton, dan 160 ton. The Stele dipindahkan dari tambang aslinya sekitar 4 kilometer jauhnya. Ini tetap menjadi teka-teki bagaimana mereka bisa memindahkan bebatuan sebesar itu.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.