Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Bumi Menelan Lautan? Ini Serangkaian Fenomena Alam Aneh yang Harusnya Tak Terjadi

2 min read
Sharing is Caring

Alam memiliki begitu banyak keanehan yang tidak diketahui dengan banyak misteri sendiri.

Haiting Hall

Pada 2017, ekspedisi dari Hong Kong menemukan lubang pembuangan raksasa yang terletak di hutan Guangxi, yang dinamai Haiting Hall. Ekspedisi kedua pada tahun 2018 memindai dimensi bagian dalam dan mengungkapkan keajaiban dunia. Setelah peneliti turun ke dalam lubang itu, mereka menemukan sebuah kompleks gua epik yang tersembunyi di bawah tanah.

Hot Spot Antartika

Antartika memiliki banyak misteri. Salah satunya satunya titik panas. Pada 2018, survei radar menemukan anomali di Antartika Timur. Wilayah ini adalah tempat terakhir di mana segala jenis panas muncul. Antartika Timur adalah sebuah craton, atau sepotong besar kerak bumi.

Baca juga  Ciri-Ciri Ketika Cewek Menyimpan Rasa Cinta ke Kamu

Ukuran Woodleigh

Kawah Woodleigh adalah situs kuno di dekat Shark Bay di Australia. Ukuran kawah tetap menjadi perdebatan, karena penelitian yang akurat sulit, meskipun penelitian sebelumnya menemukan diameter kawah seluas sekitar 60-120 kilometer (37-75 mil). Pada 2018, dua peneliti menemukan reidite. Reidite adalah zircon. Zirkon sangat langka karena dibuat selama momen bertekanan tinggi ketika batuan ruang terbanting ke permukaan bumi.

Pohon

Ada perdebatan terjadi di komunitas ilmiah. Sejumlah bukti yang tak terbantahkan menunjukkan bahwa pohon bukan hanya kayu yang menyerap sinar matahari. Penelitian telah mengidentifikasi perilaku yang meliputi reaksi rasa sakit, sinyal peringatan kimiawi terhadap pohon lain, dan pemeliharaan anakan melalui jaringan jamur bawah tanah. Mereka juga mengenali “keluarga,” atau pohon yang berhubungan secara genetis. Ini jauh dari cara para ilmuwan dulu melihat hutan.

Baca juga  Berbeda 180 Derajat! Bumi Pernah Terlihat Seperti Dunia Lain Pada 6 Waktu Ini

Bumi Mengkonsumsi Lautan

Bumi memiliki beberapa lempeng tektonik. Seringkali, ketika satu bergerak di antara yang lain, ini menyebabkan gempa bumi. Proses ini juga menarik sejumlah besar air laut ke lapisan yang lebih dalam di planet ini. Baru-baru ini, para ilmuwan mendengarkan suara seismik di parit Mariana di mana lempeng Pasifik tenggelam di bawah lempeng Filipina. Mereka ingin menggunakan gemuruh untuk menghitung berapa banyak air yang tertelan dengan cara ini.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.