Wed. Jul 8th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Berbeda 180 Derajat! Bumi Pernah Terlihat Seperti Dunia Lain Pada 6 Waktu Ini

3 min read
Sharing is Caring

Bagaimana bumi kita saat ini? Indah? Mungkin sebagian orang akan menyebut jika bumi yang kita ketahui saat ini mempunyai laut luas berwarna biru serta daratan yang dihuni oleh berbagai tanaman berwarna hijau dan makhluk hidup yang beraneka ragam. Namun sekarang bukan berarti dulu.

Dulu, beberapa kali bumi pernah mengalami beberapa hal yang menyebabkan tempat ini sangat berbeda. Tidak seperti sekarang, bumi pada saat itu bukanlah tempat yang cocok bagi manusia untuk hidup. Bahkan bukan hanya tidak cocok, tapi itu benar-benar terlihat berbeda 180°.

Dan Inilah Beberapa Waktu Bumi Terlihat Berbeda Dengan Sekarang :

1. 4 Miliar Tahun yang Lalu – Permukaan Bumi Dibanjiri Magma

Pada saat-saat awal planet kita, asteroid menghujani bumi, membuat planet ini terlihat seperti neraka. Panas dari dampak asteroid tersebut menguapkan lautan pertama di bumi, bebatuan di permukaan bumi meleleh menjadi cairan panas yang bergerak lambat seperti sungai. Menutupi permukaan bumi.

Tidak berhenti sampai di situ, batu tersebut menguap menjadi atmosfer bumi. Magnesium oksida atmosfer menjadi tetesan magma layaknya hujan yang terus menetes.

2. 716 Juta Tahun yang Lalu – Bumi Layaknya Bola Salju

Yang kita tahu hanya bagian kutub bumi saja yang permukaan dan daratannya terdiri dari es. Namun, kalian mungkin juga tahu jika dulu bumi pernah mengalami waktu di mana seluruh permukaannya diselimuti oleh es.

Baca juga  7 Fakta Menarik di Dunia Hewan, Kamu Sudah Tahu?

Pada zaman es tersebut suhu bukan hanya dingin, tetapi juga ada glester di garis khatulistiwa. Bahkan bagian terhangat bumi suhunya sedingin antartika. Hal itu membuat bumi tampak seperti planet es, atau bola salju di luar angkasa.

3. Hujan Asam Selama 100.000 Tahun

Setelah tadi membahas mengenai zaman es. Berakhirnya zaman es bukan berarti akhir dari cuaca ekstrem dan mengerikan. Para ilmuwan meyakini bahwa bumi pernah melewati periode dimana hujan asam terus menerus turun dari langit selama 100.000 tahun. Pada saat itu udara penuh dengan karbondioksida dan lautan teracuni. Jangan ditanya apakah manusia bisa bertahan di keadaan seperti itu.

Namun, hal baiknya adalah itu mengirim nutrisi ke laut dan membiarkan kehidupan tumbuh di bawah laut, mengirim oksigen ke atmosfer dan membuat ledakan kehidupan. Namun, hal itu harus menunggu 100.000 tahun sebelum hujan asam mengerikan berakhir.

Baca juga  4 Hal Kekanakan yang Masih Dilakukan Cewek Jepang, No 2 Paling Bikin Gemes

4. 400 Juta Tahun yang Lalu – Jamur Raksasa Di Seluruh Planet

Bumi kita saat ini berisi beraneka ragam hal yang membentang tinggi ke langit, mulai dari pohon sampai gedung pencakar langit. Namun, sekitar 400 juta tahun yang lalu pohon-pohon tumbuh tidak seperti saat ini. Mereka hanya setinggi pinggang pria. Dan untuk gedung-gedung pencakar langit tentu tidak ada pada saat itu.

Apa hal yang membuat bumi tampak berbeda adalah keberadaan jamur yang disebut Prototaxites, di mana itulah satu-satunya yang terlihat membentak tinggi ke langit. Batang mereka membentang 8 meter ke atas. Walaupun akan terlihat kecil jika dibandingkan dengan beberapa pohon saat ini. Pada saat itu jamur inilah yang paling mendominasi.

5. 3,7 Miliar tahun yang Lalu – Langit Oranye dan Laut Hijau, dan Benua Hitam

Yang kita tahu, saat ini langit berwarna biru pada siang hari dan hitam (gelap) pada malam hari, walaupun untuk beberapa waktu singkat akan ada beberapa kejadian dimana memiliki warna lain, seperti pada sore menjelang malam. Kemudian, laut yang kita ketahui saat ini berwarna biru. Namun, tidak selalu langit dan laut seperti itu.

Baca juga  7 Mitos Ruang Angkasa yang Jangan Dipercaya

Pada 3,7 miliar tahun yang lalu langit tampak seperti kabut oranye kabur. Tidak seperti sekarang di mana oksigen di atmosfer kita pada saat itu adalah metana di atmosfer. Bukan hanya langit yang terlihat berbeda, tapi juga laut berwarna hijau dan benua berwarna hitam. Merasakan perbedaan warna laut, darat, dan langit pada saat itu dengan sekarang, akan terlihat bagaimana asingnya bumi bagi kita pada saat itu.

6. 300 Juta Tahun yang Lalu – Planet Serangga Raksasa

Serangga mungkin bukanlah hal asing bagi kita karena saat ini juga mereka masih berkeliaran di permukaan bumi. Namun, itu bukanlah serangga sekitar 300 juta tahun yang lalu, yang mana serangga-serangga pada saat itu memiliki ukuran tubuh yang cukup besar.

Dengan oksigen yang 50% lebih banyak dibandingkan sekarang, membuat serangga pada saat itu memiliki ukuran yang berbeda pada saat ini. Jika kita berkunjung pada saat bumi dalam keadaan seperti itu, kita jelas akan berasa di planet yang berbeda.

(Visited 25 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.