Mon. Sep 28th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Iblis Paling Terkenal Dalam Mitologi

3 min read
Sharing is Caring

Iblis atau roh telah dikenal lama dari dimulainya peradaban. Tiap kisah diberbagai wilayah lain dunia memiliki penggambaran iblis yang berbeda pula.

Manananggal

Pada siang hari, monster dari Filipina ini mengambil bentuk seorang wanita cantik. Namun begitu Matahari turun, iblis ini menunjukkan wujud aslinya, yaitu makhluk yang menyerupai kelelawar dengan sayap besar, taring vampir, dan cakar tajam dan panjang. Untuk berubah menjadi monster, manananggal harus memutuskan tubuhnya hingga menyisakan jeroannya yang ditumbuhi sayap. Meskipun manananggal memangsa laki-laki di siang hari, ia menargetkan wanita hamil di malam hari, untuk meminum darah dan memakan organ bayi mereka.

Dullahan

Referensi pihak ketiga

Dullahan adalah penunggang kuda tanpa kepala dari Irlandia. Jiwa pria dengan kepala terpenggal ini mengenakan jubah hitam dan memburu mangsanya dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih mengejar dan membunuh korbannya, ia menjadi pertanda kematian. Setiap kali dia berhenti berkuda, seseorang di dekatnya akan mati.

Baca juga  7 Karakter Iblis dalam Anime yang Membantu Umat Manusia

Nian

Semua orang tahu tentang perayaan Tahun Baru Cina yang semarak dan penuh keberuntungan ini. Menurut legenda, tradisi yang dihormati di seluruh dunia sebagai festival awal baru dan keberuntungan ini adalah sarana pertahanan diri. Di Cina kuno, seorang biksu Tao bernama Hongjun Laozu mendatangi sebuah desa kecil dan memperhatikan orang-orang bersembunyi dibalik pintu dan jendela mereka untuk bersembunyi dari Nian, makhluk yang tinggal di pegunungan dan turun setahun sekali untuk memakan tanaman, ternak, dan anak-anak. Nian memiliki tubuh banteng dan kepala singa dan sama ganasnya dengan keduanya. Selama beberapa generasi, penduduk kota hidup dalam ketakutan. Setiap tahun ketika Nian turun dari gunung, mereka dibiarkan bergantung pada belas kasihannya. Laozu tidak tahan melihat orang-orang meringkuk sedemikian rupa, jadi dia naik ke gunung sore itu juga. Di malam hari, Laozu menaiki Nian dan mengendarainya selama tiga malam berturut-turut sampai Laozu kelelahan. Ia menjelaskan kepada penduduk desa bahwa mereka harus belajar menjinakkan Nian sendiri. Ia menjelaskan bahwa binatang itu takut pada tiga hal: warna merah, api, dan suara keras. Malam itu, penduduk desa mewarnai tubuh dan desa mereka dengan warna merah dan menyalakan kembang api. Sejak itu, Nian tidak lagi turun dari pegunungan, dan Tahun Baru Cina menjadi lambang perayaan awal yang baru dan nasib baik.

Baca juga  5 Hewan yang Dianggap Dewa di Mesir Kuno

Peri

Para peri Skotlandia dan Irlandia jauh berbeda dari Peri Gigi. Peri-peri ini, meskipun tidak secara naluriah jahat, adalah penipu, dan jika tidak hati-hati, seseorang akan menjadi korban mereka. Peri-peri ini memiliki kecenderungan khusus untuk menukar bayi manusia dengan bayi mereka sendiri. Ketika sang ibu tidak melihat, peri-peri itu merayap masuk dan menculik anaknya; sebagai gantinya, mereka meninggalkan seikat kayu tua sebagai gantinya.

Tengu

Berasal dari Jepang Tengu adalah monster goblin setengah iblis setengah dewa. Tengu mampu terbang dan berlari dari jarak jauh dengan kecepatan luar biasa. Tengu dapat dikenali dari kulitnya yang merah menyala, hidungnya sangat panjang, dan sifatnya yang angkuh. Jika seseorang gagal memperlakukan tengu dengan rasa hormat yang pantas untuknya, maka orang itu pasti akan menjadi mangsa tengu berikutnya.

Baca juga  Misteri 'Plakat Neraka' Benda Pengusir Iblis
(Visited 90 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.