Thu. Dec 12th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

TKN Jokowi-Ma’ruf Dibubarkan Hari Ini

3 min read
Jokowi

Jokowi

Sharing is Caring

Tiba-tiba mencuat kabar bahwa Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin bakal dibubarkan hari ini (Jumat, 26/7/2019).

Tidak tanggung-tanggung, seperti yang dilansir detikcom (26/7/2019), acara pembubaran TKN ini sendiri rencananya digelar di Restoran Seribu Rasa, Jakarta sore nanti dan presiden Jokowi direncanakan hadir.

Adapun rencana pembubaran TKN ini sendiri, awalnya disampaikan oleh Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan.

Alasan mengenai kenapa pembubaran TKN tersebut bakal dilakukan karena tugas pemenangan Pilpres 2019 memang sudah usai.

“Pembubaran TKN adalah hal yang wajar karena tahapan pilpres telah usai. Tidak ada lagi kerja pemenangan,” kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Ahmad Rofiq seperti yang dikutip detikcom (25/7/2019) malam.

Menurut Rofiq para Sekjen Parpol yang tergabung dalam TKN juga sudah memberikan masukan agar dibentuk sekretariat bersama (Sekber) untuk mengawal jalannya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, sekber menjadi hal penting agar pemerintahan Jokowi bisa berjalan lancar dan menggantikan TKN.

“Para sekjen partai telah memberikan banyak masukan bahwa pentingnya sekber dalam rangka mengawal jalannya pemerintahan ke depan agar Pak Jokowi dapat menjalankan tugas dengan lancar tanpa kendala. Ini yang menjadi penting untuk diagendakan. TKN boleh bubar, tapi koalisi partai-partai akan jalan terus,” ujar Sekjen Perindo ini menghimbau.

Baca juga  Imam Nahrawi Buka Suara Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Tak berbeda dengan Rofiq juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily mengatakan memang sudah saatnya TKN diakhiri. Alasannya, saat ini Jokowi-Ma’ruf sudah dinyatakan sebagai presiden-wapres terpilih sehingga tugas TKN untuk memenangkan pasangan yang bernomor urut 01 saat Pilpres ini sudah tuntas.

“Memang sudah saatnya TKN tugasnya telah berakhir. Kan sudah ada presiden dan wakil presiden terpilih yaitu, Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma’ruf Amin. Tugas kami untuk memenangkan pasangan 01 sudah selesai,” tambah Ace.

Selanjutnya para anggota TKN yang berasal dari parpol ataupun relawan akan kembali ke organisasi awal. Dia mengatakan pertemuan untuk pembubaran TKN ini adalah formalitas karena TKN pada saat Pemilu juga dibentuk secara formal dan didaftarkan ke KPU. 

Baca juga  Fadli Zon: Urus Listrik Saja Gak Becus, Ini Ciri-Ciri Negara Yang Salah Urus

“Ini kan pertemuan formalitas saja. Dulu kita kan dibentuk secara resmi dan didaftarkan ke KPU sebagai TKN. Sekarang Pilpres sudah selesai, maka kita pun tugas sudah selesai,” paparnya.

Kalau sekedar formalitas, lalu kenapa Jokowi harus hadir?

“Yang membentuk TKN itu adalah calon presiden dalam hal ini Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf oleh karena itu teknis pembubarannya tentu nanti yang menyatakan bubar juga Pak Jokowi dalam hal ini dan tidak banyak prosedur yang harus dilalui. Cukup dikatakan kita bersepakat untuk selesai masa kerjanya dan dinyatakan tidak lagi ada atau dinyatakan bubar, cukup itu saja,” jelas Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding.

Sementara itu, Wakil Ketua TKN Moeldoko juga mengatakan TKN akan dibubarkan dan membuka kemungkinan munculnya ‘koalisi plus-plus’.

“Koalisi yang terbangun cukup baik, bahkan koalisi itu bisa plus-plus, kan gitu. Jadi bukan hotel aja yang plus-plus,” kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti yang dikutip detikcom (25/7/2019).

“Ya bisa aja koalisi yang kemarin terbangun lalu ada tambahan lagi, itu namanya plus-plus,” jelas Moeldoko memperjelas soal istilah ‘plus-plus’ untuk koalisi yang dilontarkannya.

Baca juga  Cuma Jokowi Satu-Satunya Presiden Di Indonesia Yang Suka Makan Makanan Ndeso Ini!

Agak berbeda dari para tokoh di atas, Ma’ruf Amin mengatakan sebenarnya TKN belum bubar secara keseluruhan.

“Iya kecuali tim hukum ya belum (bubar), jadi TKN secara keseluruhan belum dibubarkan, tapi secara tugas umum hampir selesai,” kata Ma’ruf di Hotel Margo, Jalan Margonda Raya, Depok, seperti yang dikutip detikcom (25/7/2019).

“Mungkin tim hukum masih beresinapalagi, gitu kan. Karena kan masih ada sengketa-sengketa di daerah, masih ada di Pileg,” imbuh sang wakil presiden terpilih untuk periode 2019-2024 ini.

Memang selayaknya, seperti tim-tim khusus yang dibentuk untuk keperluan khusus, maka setelah Pilpres selesai, tugas TKN otomatis selesai. Hanya saja tak harus dibubarkan secara total. Tim ini bisa diubah menjadi tim khusus yang akan membantu mengkampanyekan program-program pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin selama periode 2019-2024 yang berjalan nanti.

(Visited 13 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.