Sat. Dec 14th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Akhirnya, 6 Misteri Ini Terungkap Oleh Ilmuwan

3 min read
Sharing is Caring

Banyak misteri dan pertanyaan di dunia ini. Itu pada dasarnya terlihat aneh atau sulit dijawab sehingga misteri atau pertanyaan itu terkadang terus menghantui. Namun tidak selamanya misteri akan tetap menjadi misteri. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata ada beberapa misteri yang dulu sulit dijawab akhirnya terungkap.

Dan inilah beberapa misteri yang akhirnya terungkap :

1. Rahasia Batu Death Valley

Di sebuah tempat di Taman Nasional Death Valley, Racetrack Playa ada sebuah misteri yang bertahan bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Di tempat itu ratusan batu di tanah berpindah sendiri dan meninggalkan jejak dengan jarak yang cukup jauh. Terlihat aneh karena batu tidak hidup dan tidak bisa bergerak sendiri terlebih lagi berat batu cukup berat sekitar 300 kilogram. Dan karena itu, para peneliti mencoba mencari tahu penyebabnya.

Beruntung pada tahun 2013 mereka akhirnya mengetahui apa penyebab mereka berpindah. Itu karena es yang terakumulasi mendorong batu tersebut. Pada malam hari hujan deras dan salju membuat 7cm air membeku dan menjadi lembaran es tipis. Kemudian di siang hari suhu panas dibantu dengan angin 15 kilometer per jam melakukan misteri itu.

Baca juga  Terungkap 5 Bukti Raksasa yang Ditutup-tutupi, Nomor 5 Bikin Merinding!

2. Danau Vostok

Danau vostok adalah salah satu danau yang terletak di antartika. Itu lebih tepatnya terletak di dalam lapisan es setebal 3,7 km. Mereka terkubur cukup lama, sekitar 25 juta tahun dan ditemukan sekitar abad ke 20, sehingga para ilmuwan menduga itu menyimpan beberapa misteri tersembunyi dan hal-hal baru.

Dan beberapa hal telah diketahui. Salah satunya adalah 3.500 sempel spesies makhluk hidup (bakteri) yang dimiliki. Mengingat terkubur sangat lama dan belum terkontaminasi racun alam, telah dipastikan jika itu berbeda dengan yang ditemukan selama ini di bumi. (1)

3. Bukit Pasir Bernyanyi

Sekitar 35 bukit pasir telah menghasilkan suara gemuruh keras yang dapat berlangsung selama 15 menit. Dan kadang-kadang bukit pasir akan terdengar seperti musik atau nyanyian. Itu terjadi ketika pasir turun ke bawah.

Baca juga  Ada Kisah Mistis Dibalik Temuan Petilasan Candi Hindu-Budha di Indramayu

Para ilmuwan meneliti mengapa mereka bisa menghasilkan banyak nada sekaligus. Kemudian mereka menemukan jika ukuran butiran butir pasir sendirilah yang menjadi penyebabnya. Selain itu, ada juga kecepatan pasir yang menjadi faktor lainnya.

4. Mengapa Zebra Memiliki Garis

Mengapa zebra mempunyai garis? Mungkin pertanyaan itu sederhana namun sebenarnya tidak terlalu sederhana seperti yang kita pikirkan. Itu telah memiliki berbagai teori, seperti banyak orang yang menduganya untuk berkamuflase,membingungkan pemangsa, bahkan untuk mengatur panas atau menarik lawan jenis.

Para ilmuwan di universitas california memutuskan untuk meneliti dan menjawab pertanyaan tersebut. Hasilnya mereka mengagumi bagaimana warna itu bekerja.

Di alam zebra lebih rentan terhadap gigitan dari lalat penghisap darah sehingga mereka menghindari penyakit mematikan yang ditimbulkan lalat dengan garis di tubuhnya. Dalam warna hitam lebih banyak lalat tertarik, dalam warna putih lebih sedikit, tetapi yang paling sedikit adalah garis-garis. Selain itu, peneliti dari Universitas Swedia menemukan fakta jika lalat menghindari garis-garis zebra karena lebarnya. Jika itu lebih luas (bahkan sampai 1 warna) maka itu tidak beresiko.

Baca juga  Misteri Batu Harapan Hattusa

5. Kepunahan Massal 90% Spesies Bumi

Pada akhir periode permian, sekitar 252 juta tahun yang lalu, ada peristiwa besar yang menyebabkan 90% dari spesies makhluk di bumi ini punah. Penyebab kepunahan masalah tersebut merupakan misteri yang akhirnya diketahui penyebabnya sekarang. Dulu, ada beberapa dugaan seperti asteroid dan gunung berapi, tetapi pelaku sebenarnya adalah mikroba bersel tunggal yang disebut Methanosarcina.

Methanosarcina memakan senyawa karbon dan menghasilkan metana sebagai limbah. Para ilmuwan percaya jika pada periode tersebut Methanosarcina mengalami transfer gen dari bakteri yang memungkinkannya untuk memproduksi asetat. Populasi mereka yang meledak membuat mereka menghasilkan metana dalam jumlah besar ke atmosfer sehingga itu mengasamkan lautan. Dengan itu sebagian besar tumbuhan dan hewan musnah.

(Visited 9 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.