Sat. Dec 7th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Sudah Pakai KB Spiral Tapi Kok Bisa Tetap Hamil? Ternyata ini Penyebabnya

1 min read
Sharing is Caring

KB spiral (IUD) merupakan jenis alat kontrasepsi yang populer di kalangan wanita. Hal ini disebabkan tingkat keampuhan IUD mencapai 99,7 persen. Namun meski sudah memakai IUD ternyata ada pula wanita yang bisa kebobolan atau tetap hamil.

IUD bekerja dengan melepaskan hormon progestin yang akan membentuk lendir pada leher rahim. Lendir ini akan menghalangi sperma membuahi sel telur.

Meski jarang terjadi, namun ada wanita yang tetap hamil meski sudah memakai IUD. Hal ini disebabkan posisi alat ini bergeser (sebagian atau sepenuhnya) sehingga keluar dari rahim. Karena itu disarankan satu bulan setelah pemasangan melakukan kontrol ke dokter untuk mengetahui apakah KB spiral terpasang dengan benar di dalam rahim.

Baca juga  Penampilannya Berubah Drastis, Ini Resep DIET Selebritis ala Dewi Hughes Agar Bahagia Luar Dalam

Jika merasakan tanda kehamilan ketika masih memakai KB spiral sebaiknya segera periksakan ke dokter. Kalau ternyata positif hamil, dokter akan menyarankan mengangkat KB spiral supaya kehamilan bisa dilanjutkan. Kondisi hamil dengan KB spiral tetap ada di dalam rahim berisiko keguguran hingga 50 persen.

Selain meningkatkan risiko keguguran, hamil saat masih memakai KB spiral juga meningkatkan risiko terjadinya kehamilan ektopik atau yang biasa dikenal hamil anggur. Ini terjadi saat sperma membuahi sel telur diluar dinding rahim.

Kehamilan bisa sangat berbahaya terhadap sistem reproduksi wanita. Karena itu kuncinya jika mengalami tanda kehamilan seperti payudara nyeri, mual atau cepat lelah jangan ragu untuk menemui dokter.

Baca juga  5 Kebiasaan Sehari-hari yang Akan Membuatmu Semakin Cepat Tua
(Visited 14 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.