Mon. Oct 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Izinnya Sedang Diurungkan Kemendagri, FPI Kok Malah Bikin Ulah Lagi

2 min read
Front Pembela Islam

Front Pembela Islam

Sharing is Caring

Diketahui Front Pembela Islam (FPI) bersama sejumlah ormas lainnya mendatangi posko Partai Rakyat Demokratik (PRD) Surabaya, Jawa Timur, yang hendak menggelar acara syukuran HUT ke-23 partai PRD, di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (22/07).

Beberapa anggota ormas tersebut menemukan beberapa atribut dan banner yang menurut mereka menjadi identitas PRD.

“Mereka pura-pura cinta Pancasila tapi sebenarnya mereka PKI,” tuduh Agung, salah satu anggota Front Pembela Islam (FPI) Surabaya, dikutip dari tribunnews.com (23/07/2019).

Ketum PRD Mengecam

Dengan adanya ini, Ketua Umum PRD lantas mengecam pihak yang bertanggung jawab yang seharusnya memberikan rasa aman kepada partainya, karena telah gagal melindungi acara demokratis dari PRD.

Baca juga  Hari Ini, Ijtimak Ulama IV Digelar Bahas Arah Politik Umat Ke Depan

“Mengecam aparatus negara yang telah gagal memberikan jaminan keamanan dan melindungi kegiatan damai dan demokratis dari PRD,” Ujar Agus Jabo Priyono, seperti yang dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (23/7).

Agus menerangkan bahwa selama ini PRD sering melaksanakan acara secara terbuka, namun tidap pernah mendapat gangguan parah seperti itu.

“Bahwa selama ini PRD sering menyelenggarakan kegiatan politik terbuka seperti diskusi, seminar dan lain sejenisnya dengan melibatkan berbagai pihak, tetapi tidak pernah menghadapi gangguan seperti hari ini.” Kata Agus.

Romli ke Kemendagri

Melihat kejadian ini, politikus Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli mengakui bahwa PRD adalah salah satu partai, karena pernah mengikuti pemilu pada tahun 1999. Romli juga mengatakan perilaku FPI yang seperti itu mirip premanisme.

Baca juga  Heboh 9.127 Cuitan Di Twitter Gunakan Tagar #ReuniBatal212Bubar! FPI Langsung Bilang Gini

“Premanisme ala FPIdan bikin tuduhan ngawur ‘PRD parpol terlarang’ ini hoaks,” cuitnya, seperti yang dikutip WE Online, pada Selasa (23/7/2019).

“PRD ikut Pemilu 1999, harusnya @kemendagri jangan perpanjangan izin FPI yang bikin rusuh dan hoax seperti ini,” Ujar Romli, lewat akun twitter Pribadinya, dikutip dari suara.com

Izin FPI masih Diurungkan

Sebelumnya, Menkopolhukam, Wiranto juga telah menjelaskan sampai saat ini izin FPI masih terus dievaluasi, dilakukan guna mengetahui layak atau tidaknya izin perpanjangan itu berikan.

“Kenapa kita belum memberikan? Karena kita masih mendalami, dilakukan suatu evaluasi dari aktivitasnya selama dia ada organisasinya, track recordnya juga sedang disusun, organisasi memang layak diberikan izin lagi atau tidak,” Imbuh Wiranto

Baca juga  Masuk 7 Aliran yang Diawasi, Jemaat Ahmadiyah Menolak Disebut Sesat
(Visited 16 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.