Sat. Dec 14th, 2019

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Penyakit yang Diderita Dinosaurus

2 min read
Sharing is Caring

Dinosaurus selalu berhasil memikat siapa saja. Beberapa fosil bahkam mengungkapkan bukti penyakit yang mempengaruhi mereka.

Ketombe

Dinosaurus berusia 125 juta tahun adalah makhluk tertua yang diketahui menderita ketombe. Dinosaurus itu adalah microraptor, karnivora kecil yang seukuran gagak modern. Para ilmuwan telah menemukan bukti ketombe pada dua dinosaurus beipiaosaurus dan sinornithosaurus. Keduanya sekitar dua kali lebih besar dari microraptor. Para peneliti menemukan bukti ketombe secara kebetulan saat mempelajari bagaimana dinosaurus menumpahkan bulu mereka.

Kanker

Dinosaurus juga menderita kanker. Ini diungkapkan oleh sebuah studi yang dipimpin oleh Bruce Rothschild dari Northeastern Ohio Universities College of Medicine di Rootstown, Ohio. Rothschild dan timnya membuat penemuan setelah memindai 10.000 fosil dinosaurus yang disimpan di beberapa museum di seluruh Amerika Utara dengan mesin sinar-X. Para peneliti menemukan bahwa 29 dari 97 tulang hadrosaur yang diuji mengandung tumor kanker.

Baca juga  5 Gejala Bahwa Kamu seorang Psikopat!

Malaria

Malaria telah membunuh organisme hidup sejak zaman dinosaurus. Bahkan, beberapa peneliti seperti George Poinar Jr., seorang entomolog (ilmuwan yang mempelajari serangga) dari Oregon State University, bahkan berpikir penyakit ini membunuh dinosaurus. Yang menarik, versi malaria ini ditularkan oleh serangga terbang yang mungkin bukan nyamuk.

Katarak

Teori itu dikemukakan oleh L.R. Croft dalam bukunya, The Last Dinosaurs. Bahkan, ia mengatakan pembentukan katarak yang meluas membuat dinosaurus punah. Croft mengklaim bahwa makhluk ini mulai menderita katarak ketika panas berlebihan dan radiasi ultraviolet dari Matahari menyebabkan pemanasan global.

Osteoartritis

Osteoartritis adalah jenis artritis yang paling umum yang menyerang manusia saat ini. Ini terjadi ketika tulang rawan licin di ujung tulang aus, menyebabkan sendi tulang yang keras bersentuhan langsung satu sama lain. Ini menyebabkan gesekan di antara ujung-ujung tulang, yang segera aus. Nyeri muncul pada titik ini. Para peneliti menemukan bahwa Caudipteryx, dinosaurus terbang kecil yang sama besarnya dengan merak modern, juga menderita kondisi ini. Faktanya, dinosaurus, yang hidup 130 juta tahun yang lalu, adalah makhluk tertua yang diketahui menderita osteoarthritis.

Baca juga  Inilah 5 Cowok Lokal yang Nikahi Bule, No 4 Ceweknya Cantik Banget Bang!
(Visited 20 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.