Sun. Aug 9th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Bagaimana Laut Dapat Terbelah Untuk Orang Israel? Inilah Penjelasan Sains

2 min read
Sharing is Caring

Bagi para ateis atau mereka yang tidak percaya dengan tuhan pastilah tidak mempercayai kisah Nabi Musa dapat membelah lautan. Kisah tersebut mungkin dianggap tidak lebih dianggap sebagai sebuah fiktif. Sementara, para penganut 3 agama samawi meyakini mukjizat itu benar-benar terjadi sebagai bagian ajaran agama, meski tidak memiliki penjelasan bagaimana itu bisa terjadi.

Namun, 3.500 tahun setelah peristiwa bani Israil menyeberangi lautan yang terbelah itu, sains modern mencoba mengungkap bagaimana mukjizat itu dapat terjadi. Para peneliti di Pusat Penelitian Atmosfer Nasional (NCAR) dan Universitas Colorado di Boulder (CU) mengklaim dapat membuktikan bahwa mukjizat tersebut benar-benar terjadi dan bagaimana mukjizat tersebut dapat terjadi.

Baca juga  10 Karakter Banyak Mengkhayal (Chuunbiyou) Di dunia Anime

Penelitian tersebut sebelumnya telah dipublikasikan dalam jurnal online PLoS One yang merupakan bagian dari proyek penelitian berkelanjutan mengenai pengaruh angin terhadap kedalaman air, seperti dilansir laman theguardian.com.

Para ilmuwan memiliki hipotesa, terbelahnya laut ketika itu terjadi karena angin. Kemudian, menggunakan metode permodelan komputer, para ilmuwan mencoba merekonstruksi berbagai kombinasi angin dangelombang yang dapat membuat laut menjadi terbelah.

Namun, setelah melakukan sejumlah rekonstruksi, para peneliti mengambil kesimpulan sedikit berbeda, yaitu bahwa peristiwa terbelahnya laut tersebut tidak terjadi di Laut Merah, namun sedikit bergeser. Yaitu delta Sungai Nil, yang berada tidak jauh dari Laut Merah.

Kesimpulan tersebut diambil para peneliti karena melihat kondisi alam di wilayah itu. Hal itu karena Laut merah memiliki aliran dari utara ke selatan, tidak cocok dengan laju angin timur yang bergerak ke sisi lainnya. Lokasi delta Sungai Nil lebih memungkinkan mukjizat tersebut dapat terjadi.

Baca juga  Kota Diatas Langit, Ini 5 Fenomena Alam yang Tak Bisa Dijelaskan

Para peneliti menjelaskan, dari hasil simulasi tersebut, bahwa angin timur yang kuat yang bertiup dalam semalam, dapat mendorong kembali perairan laguna di Mesir Utara tersebut yang cukup lama sehingga bani Israel ketika itu memiliki waktu yang cukup untuk menyeberangi lautan dan melarikan diri dari kejaran Kavaleri Firaun.

Dalam simulasi komputer tersebut, angin timur dengan kecepatan 63 mph (Meter per Jam) yang bergerak dari timur di atas danau yang direkonstruksi secara digital di sepanjang Mediterania, dapat menyibak lautan ke arah pantai barat dan mengekspos daratan bawah laut itu paling tidak selama 4 jam.

Sebenarnya sejumlah penelitian untuk membuktikan mukjizat Nabi Musa telah banyak dilakukan sebelumnya dan telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mempelajarinya. Namun hasil dari penelitian ini dianggap yang paling mungkin terjadi.

Baca juga  3 Peninggalan Nabi yang Menghebohkan Dunia

Teori lain sebelumnya seperti kemungkinan bahwa laut terbelah akibat tsunami yang cepat, namun teori tersebut tidak sesuai dengan banyak literatur agama mengenai kisah tersebut yang menjelaskan bahwa mukjizat tersebut terjadi secara bertahap dan waktu yang cukup lama.

(Visited 78 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.