Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Naskah Kuno ini Memiliki Rahasia Tersembunyi, Salah Satunya Ada Dalam Injil Kuno

3 min read
Sharing is Caring

Banyak naskah kuno misterius dengan rahasia tersembunyi telah ditemukan selama bertahun-tahun. Kadang-kadang, para peneliti yang memeriksa manuskrip kuno itu tidak bisa menemukan teks tersembunyi itu dengan mata biasa. Pada kesempatan lain, dokumen-dokumen lama menceritakan kisah-kisah misterius, tempat-tempat yang tidak dikenal, atau peristiwa luar biasa yang terjadi di masa lalu bisa terungkap dengan bantuan teknologi canggih. Berikut diantaranya, dirangkum dari ancientpages.com.

5. Manuskrip Sibiu

Pada tahun 1961, Doru Todericiu, Profesor Sains dan Teknologi di Universitas Bucharest, menemukan dokumen kuno, yang disebut dengan Manuskrip Sibiu. Naskah setebal 450 halaman itu diikat menjadi satu, berasal dari sekitar tahun 1570. Naskah ini berkaitan dengan data teknis mengenai roket multi-tahap, artileri dan balistik. Bagian ketiga dari “The Sibiu Manuscript” berisi laporan rinci tentang “lembing terbang” dengan jangkauan efektif yang cukup besar dan peluncuran roket multi-tier, di kota Sibiu, Rumania, di mana ribuan orang menyaksikan peristiwa yang berakhir dalam keberhasilan itu pada tahun 1555. Bagaimana cara orang-orang dari abad ke-15 bisa membuat roket, sementara revolusi industri saja belum terjadi?

Baca juga  5 Karakter Ini Diperankan Oleh Aktor yang Berganti-ganti tapi Kita Nggak Nyadar

4. Manuskrip Euripides

Manuskrip-manuskrip dari abad pertengahan, yang terletak di perpustakaan Patriarkat Ortodoks Yunani di Yerusalem dan di Perpustakaan Nasional Prancis di Paris mengandung teks tak terlihat yang ditulis oleh Euripides (480-406 SM), penyair Yunani dari abad ke-5 SM dan Aristoteles (384-322 SM), seorang filsuf Yunani, serta komentar-komentar kuno yang tidak diketahui sebelumnya tentang Aristoteles. Teks-teks tersembunyi itu berulang kali dihapus dan ditimpa lagi dengan tulisan dari abad pertengahan. Dengan menggunakan metode pencitraan multispektral yang sangat canggih, para ilmuwan telah mampu memecahkan hingga tiga lapisan teks dalam manuskrip, yang ditimpa satu sama lainnya.

3. Codex Washingtonianus

Hasil gambar untuk Codex Washingtonianus

Terletak di Galeri Seni Freer Smithsonian, Codex Washingtonianus adalah Alkitab tertua ketiga di dunia. Kitab ini terdiri dari empat Injil dalam apa yang disebut dengan tatanan Barat (Matius, Yohanes, Lukas, dan Markus, sebagai Dea). Buku kuno yang tak ternilai ini dijaga ketat dan jarang muncul di depan umum. Alkitab ini memiliki penutup kayu yang dicat, dengan hampir 200 halaman perkamen, dan dilaporkan berusia lebih dari 1.500 tahun. Ketika Codex Washingtonianus pertama kali muncul di publik pada tahun 1912, naskah kuno itu langsung menimbulkan kontroversi karena mengandung bagian tambahan dalam Injil Markus.

Baca juga  5 Kitab Kuno Paling Kontroversial yang Dapat Merusak Dasar Sejarah Dunia

2. Codex Zacynthius

Hasil gambar untuk Codex Zacynthius

Codex Zacynthius, sebuah manuskrip kuno dalam Perjanjian Baru yang mengandung teks tersembunyi. Teks aslinya adalah naskah dari abad ke-6 atau ke-7 yang telah dihapus sebagian dan kemudian ditulis ulang dengan teks baru pada abad ke-13. Tempat penulisan Codex Zacynthius tidak diketahui, namun dari namanya diketahui teks kuno itu mengambil nama dari sebuah pulau Yunani Zakynthos, juga dikenal sebagai Zante, di mana naskah itu ditemukan.

Naskah itu kemudian diberikan kepada Lembaga Alkitab pada tahun 1821 oleh Jenderal Colin Macaulay, sebagai hadiah dari Pangeran Comuto dari Zakynthos. Ini adalah naskah Perjanjian Baru tertua yang masih ada dengan tulisan komentar di samping teks, membuatnya menjadi saksi bagi pengembangan dan interpretasi Injil Lukas.

1. Manuskrip “Treatise of the Vessels”

Menurut James Davila, seorang profesor di Universitas St. Andrews, sebuah manuskrip kuno “Treatise of the Vessels” berisi informasi tentang lokasi dari Tabut Perjanjian yang legendaris. Menurut Alkitab, Tabut Perjanjian memuat Sepuluh Perintah yang diwariskan kepada Musa oleh Allah.

Baca juga  5 Teks Tersembunyi yang Berhasil Terpecahkan

Tabut itu bertempat di Bait Salomo atau Kuil Sulaiman, yang berisi berbagai harta yang berbeda. Ketika Bait Suci Salomo direbut dan dihancurkan oleh orang Babel pada tahun 597 dan 586 SM, artefaknya lenyap selamanya. Sejak itu nasib Tabut Perjanjian telah menjadi misteri.

Para ilmuwan dan sarjana Alkitab telah berspekulasi selama bertahun-tahun di mana Tabut Perjanjian berada dan apa yang akhirnya terjadi pada harta karun. Profesor James Davila menyarankan bahwa artefak dari kuil Raja Salomo bisa jad berada diberbagai tempat di seluruh Timur Tengah. “Beberapa dari ini (harta) disembunyikan di berbagai lokasi di Tanah Israel dan di Babylonia, sementara yang lain dikirim ke tangan malaikat Shamshiel, Michael, Gabriel dan mungkin Sariel,” kata Davila. Berdasarkan penafsirannya tentang “Treatise of the Vessels”, Davila berpikir bahwa pencarian artefak dari kuil Raja Salomo harus difokuskan pada Timur Tengah di mana harta itu telah disembunyikan.

(Visited 96 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.