Mon. Sep 28th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Wanita ini Melihat Kesaktian Pak Harto dengan Menunjuk Jari, Ternyata…

2 min read
Sharing is Caring

Pemilik warung ayam di bali Ini menceritakan bagaimana kesaktian Presiden Soeharto. Ialah Hj. Baiq Hartini, wanita kelahiran Lombok yang merupakan pengusaha penjual ayam Taliwang di sebuah warung kecil yang berada di Kuta, Bali, dimana warung miliknya sudah buka sejak tahun 1984. Warung , 1956 ini cepat populer.

Saat itu warung miliknya sangat cepat populer, bahkan hanya dalam jangka waktu 2 tahun, ia sudah memiliki tujuh gerai di Bali.

Hingga suatu ketika warung miliknya tersebut mendapat pesanan dari istana Tampaksiring yang terletak di Tampaksiring, Gianyar, Bali. Tepatnya pada tahun 1990 ada seorang utusan istana yang memasan padanya.

Ia merasa tersanjung, karena bagi Hj. Baiq Hartini rumah makannya sangat sederhana tapi justru dipercaya menyiapkan makanan untuk para ajudan dan pengawal presiden.

Baca juga  Fenomena Laut Ini Terjadi di Luar Nalar Manusia, Bikin Heran!

Yang ternyata pesann tersebut diperuntukkan untuk acaranya ulang tahun perkawinan Pak Harto (Soeharto) dan Bu Tien (Siti Hartinah),”

Tak hanya merasa tersanjung, saat itu Hj. baiq hartini juga merasa bersyukur lantaran bisa bertatap muka langsung dengan RI-1 dan keluarga besarnya, sekaligus tamu-tamu penting dan terkenal yang sebelumnya hanya bisa diihatnya dari layar televisi.

Tak mau menyianyiakan kesempatan yang ada, ia dan juru masak lainnya ingin sekali menyaksikan bagaimana penampilan Jenderal Besar itu sehari-hari.

Yang Tak disangka ternyata Pak Harto hanya memakai kaus oblong putih dan sarung putih kotak-kotak coklat, juga memakai selop jawa. Sangat terlihat santai,” dengan sesekali Soeharto memandangi cucu-cucunya yang sedang asyik bermain di kolam renang.

Baca juga  Gugup dan Canggung di Malam Pertama Lakukan 5 Tips Sederhana ini Agar Sesi Terasa Nikmat

Karena sudah sore, para ajudan dan para pengasuh sibuk meminta para cucu Pak Harto naik dari kolam renang, namun sayang mereka tak mempedulikan anjuran itu.

Akhirnya Pak Harto sendiri yang harus turun tangan. Pak Harto muncul di pintu memanggil cucu-cucunya dan mengisyaratkan hari mau hujan seraya menunjuk ke langit.

Tak disangkan tak ada semenit kemudian, hujan benar-benar turun. Hal itu membuat Hj. Baiq Hartini dan para juru masak saling berpandangan, Pak Harto sakti kali ya! dengan saling berbisik.”

Setelah tahun 1992 Baiq membuka restoran ayam bakar Taliwang di kawasan Tebet Jakarta, setiap kali ada acara di istana ia selalu dilibatkan.

Baca juga  Jarang Kedengeran Ribut, Siti Badriah Ungkap Trik Jitu Selesaikan Masalah Dengan Pasangan

Bahkan Ayam Bakar Taliwang Ber saudara jadi dikenal luas di Jakarta juga karena seringnya ia mendapat pesaanan dari istana.

Terlebih setelah para ajudan memperkenalkan dirinya langsung ke Pak Harto dan Ibu Tien, yang juga tak segan-segan mengenalkan dirinya kepada para tamu.

Pada peringatan HUT ke-50 RI, tahun 1995. Baiq juga diundang masak ke Istana. “Ia tak menyangka, itulah terakhir kali saya bersalaman dengan Ibu Tien, sebelum beliau wafat.”

(Visited 78 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.