Wed. Nov 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Lamar Gadis Pujaan Dimintai Rp200 Juta, Pemuda ini Kecewa. Ternyata Ada Maksud Tak Terduga

2 min read
Sharing is Caring

Lika-liku menikahi gadis pujaan tentulah berbeda antara masing-masing orang. Ada yang semulus tol, ada pula yang penuh perjuangan melelahkan. Kisah pemuda ini semoga menjadi ibroh bagi kita semua.

Sebut saja Pras, usianya pertengahan 20an. Meski sudah lulus kuliah, ia tak bekerja di perusahaan maupun instansi pemerintah. Pras membuka usahanya sendiri, membuat beragam perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari bahan daur ulang.

Pras adalah pemuda yang baik, ia tak pernah tergoda untuk berkecimpung dalam pergaulan bebas yang marak di sekitarnya. Tentu saja, ketika ia mengenal seorang gadis sholehah yang membuatnya jatuh hati, Pras tak ingin menunda untuk menikahinya. Ia percaya bahwa Allah akan menjamin rezeki mereka.

Baca juga  Kucing Memang Jago Ngebanyol, Ini Buktinya!

Maka Pras pun memberanikan diri untuk menemui ayah sang gadis. Ia disambut baik dan dengan lancar menyampaikan maksud hatinya. Namun jawaban ayah gadis itu cukup membuat Pras tersentak, “jika kau ingin menikahi putriku, maka bawakan aku Rp 200 juta.”

Semangat Pras yang tadinya menggebu, layu seketika. Ia merasa ayah gadis ini keterlaluan karena begitu mahal memberikan ‘harga’. Saat berusah bernegosiasi, ayah gadis itu dengan tegas berkata, “bawakan uang yang kusebutkan, atau kau bisa pergi.”

Pras pulang dengan perasaan tak menentu, ia pun bermunajat kepada Tuhannya. Pada akhirnya ia memutuskan menerima tantangan tersebut. Ia mengirim pesan kepada ayah gadis itu, bahwa ia akan berusaha namun meminta sedikit kelonggaran waktu.

Baca juga  Inilah 3 "Superdrug" Selama Perang Dunia ke-2

Sejak hari itu, Pras fokus beribadah sembari mengembangkan bisnisnya. Ia mengiringi doa-doanya dengan ikhtiar maksimal yang ia mampu. Memanfaatkan toko-toko online, dan kemajuan teknologi. Lambat laun pesanan demi pesanan semakin banyak berdatangan, omset usahanya pun meningkat pesat.

Tidak hanya fokus untuk mendapatkan dua ratus juta, Pras juga kerap datang ke rumah gadis pujaannya, bukan untuk bertemu sang gadis, tapi justru berbincang dengan sang ayah, juga sesekali membantunya ini dan itu.

Sekitar 8 bulan kemudian, Pras datang kembali dengan niat masih seperti semula, melamar sang pujaan hati. Tapi kali ini ia memba serta cek senilai Rp 200 juta. Saat menyerahkan cek tersebut, Pras lagi-lagi dibuat terpengarah karena ayah sang gadis justru tersenyum lebar seraya mengembalikan cek tersebut.

Baca juga  Bantu Persalinan, Dua Polisi Nusa Tenggara Timur, Diganjar kenaikan Pangkat luar biasa

Setiap orangtua tentu menginginkan yang terbaik bagi anak perempuannya. Menikah berarti memindahkan tanggung jawab atas seorang anak perempuan dari ayahnya kepada pria yang menikahinya. Sangat wajar, jika kemudian, seorang ayah menguji kesungguhan dan tanggung jawab sang calon menantu.

Jika mendengar permintaan yang tinggi, jangan langsung menyerah. Berusahalah semampunya, tunjukan kesungguhan dan bergaullah secara baik. Hati orangtua itu lembut, mereka pasti bisa menilai kesungguhan dan niat baik seorang pemuda baik-baik.

(Visited 14 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.