Ming. Mei 16th, 2021

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Bantu Angkut Sampah Pemulung Pria ini Kaget Melihat Rumahnya. Ternyata Pemulung itu…

2 min read
Sharing is Caring

Diceritakan beberapa waktu lalu seorang pria pemilik sebuah toko teh di Thailand ketika sedang berjalan malam hari tak sengaja bertemu seorang bapak Pemulung tua. Dalam keadaan lengan dan gelap dia memungut sampah. Dia berjalan dari satu ke tempat lainnya memilih sampah-sampah yang layak kembali di daur ulang. Pemilik toko teh itu merasa iba apalagi ia cukup banyak membawa tumpukan sampah di motor bututnya.

Alhasil dia mendekatinya dengan tujuan membantu meringankan bebannya. Setelah bicara, hasilnya disepakati jika si pemilik toko teh akan membantu mengantarkan ke rumah. Dia pikir jika sama-sama membutuhkan jadi ia lebih baik menawarkan bantuan lalu diantarkan dengan bak terbuka. Lagipula tidak mungkin sanggup tukang sampah tersebut angkat barang banyak sendirian. Akhirnya si bapak pemulungpun pulang dengan mengarahkan mobil yang mengangkut sampah belakangnya.

Baca juga  Heboh! Benarkah Blackpink Tidak Terkenal di Korea? Berikut Faktanya

Setelah berjalan beberapa saat pemilik mobil merasa aneh lantaran pemulung itu membawanya menuju sebuah perumahan mewah. Meskipun begitu ia berpikir mungkin hanya mampir saja. Namun belum selesai pikirannya si bapak sudah memarkirkan motornya di sebuah vila keluarga. Vila yang sangat mewah kemudian dengan luwes membuka pintu. Dari caranya membuka pintu sepertinya si bapak sudah terbiasa seperti rumahnya sendiri. Melihat pemandangan tersebut ada rasa penasaran muncul. Akhirnya pemilik toko teh memberanikan diri bertanya. Dan betapa takjubnya dia saat tahu ternyata bapak pemulung tua itu memang pemilik vila.

Jadi, si bapak ini anaknya adalah seorang profesor di universitas Maha Sarakham, tempat dimana ia mencari sampah. Memang anaknya sudah melarang dia bekerja sebagai tukang sampah lagi namun ditolak lantaran sudah jadi pekerjaan sejak muda. Sehingga, walau sudah tinggal di rumah mewah milik anaknya ia tetap mau bekerja sebagai pemulung karena mengaku bosan jika hanya berpangku tangan. Alhasil selama ini ia selalu merahasiakan pada anaknya jika masih bekerja sebagai pemulung. Bahkan si bapak meminta agar pemilik toko teh tetap diminta merahasiakan akan hal tersebut agar ia tetap bisa memulung. Apalagi ini adalah pekerjaan yang selama hidupnya bisa menafkahi dan menyekolahkan anak-anaknya sampai di posisi sekarang.

Baca juga  Jangan Meremehkan Ikan Asin, Kalau Dibuat Kayak Gini Kamu Pasti Ngiler
(Visited 39 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.