Sun. Aug 9th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

7 Keajaiban Mengejutkan yang Tersembunyi di Antartika

4 min read
Sharing is Caring

Antartika adalah tempat yang sangat luar biasa. Bagaimana tidak luar biasa tempat ini adalah dataran es yang memiliki luas yang melebihi Benua Australia. Antartika juga dikenal karena suhunya yang sangat dingin bahkan merupakan tempat terdingin di Bumi. Di Antartika suhu mencapai -85 dan -90 derajat Celcius di musim dingin dan 30 derajat lebih tinggi di musim panas. Hampir seluruh benua ini diselimuti es setebal rata-rata 2,5 kilometer.

Namun bukan hanya hal tersebut yang menjadikan antartika luar biasa. Ada beberapa keajaiban hebat lain yang sebenarnya tersimpan di tempat ini. Keajaiban tersebut sangat memukau dan tidak terbayangkan oleh kita sebelumnya.

Dan Inilah Beberapa Keajaiban yang Sangat Memukau Di Antartika :

1. Dry Valley Antartika – Tempat Kering di Antartika

Tempat yang kering bukan yang kita bayangkan dari Antartika. Sebaliknya yang kita bayangkan adalah tempat yang sangat dingin dan tertutupi es yang tebal. Namun, bukan berarti tidak ada tempat kering di sana. Contohnya adalah Dry Valley Antartika.

Dry Valley Antartika sama sekali tidak tertutupi oleh es, salju, dan air walaupun itu berada di antartika. Sebaliknya itu adalah tempat yang kering dan gersang. Bahkan menurut beberapa ilmuwan tempat itu mirip dengan dataran yang ada di planet mars.

Keberadaan es yang tidak ada di sana diakibatkan pergerakan angin katabatic. Angin itu memiliki kecepatan 200 mil per jam dan menguapkan semua kandungan air yang ada. Anehnya, lembah ini merupakan satu-satunya tempat di Antartika yang tidak ditutupi salju.

Baca juga  Peta Abad Ke-16 Ungkap Keanehan Di Antartika

2. The Gamburtsev Mountains – Pegunungan yang Terkubur di Dalam Es

Sekitar tahun 1950-an sekelompok peneliti Soviet menemukan pegunungan yang terkubur di 600 meter di bawah di Antartika Timur. Pegunungan tersebut kira-kira membentang lebih dari 1.200 kilometer dengan puncak yang tingginya 3.400 meter.

Meskipun para ilmuwan menentukan jika pegunungan ini tidak terbentuk secara vulkanis, tetapi asal-usulnya sendiri masih belum bisa dipastikan. Dan juga, meskipun berusia sekitar 100 juta tahun yang lalu, tetapi dari yang terlihat itu sangat muda.

Pegunungan yang dikenal sebagai Gamburtsev Mountains atau Pegunungan Gamburtsev ini telah menjadi tempat yang sangat menarik bagi para ilmuwan. Berbagai penelitian telah dilakukan, diantaranya adalah penelitian pada tahun 2008 dan 2009 yang telah mengungkap berbagai hal menarik seperti lembah sungai yang dalam, berton-ton puncak bergerigi, dan danau cair di bawah lebih dari 1,6 kilometer es.

3. Blood Falls

Dari Gletser Taylor Air terjun setinggi lima lantai berwarna merah darah menyeramkan yang mengalir ke Danau Bonney. Itu terletak di salah satu lembah kering. Ini pertama kali ditemukan pada tahun 1911 oleh seorang ahli geologi. Sejak saat itu para ilmuwan mulai tertarik untuk meneliti tempat tersebut.

Air terjun yang mengalir dipercaya menyembunyikan ekosistem di bawah lapisan es yang tebal. Mikroba purba yang terputus dari dunia luar tumbuh subur di tempat itu, tidak ada cahaya, tidak ada oksigen, dan hanya mengandung sedikit panas.

4. Mount Erebus

Gunung ini terletak di tempat paling selatan di dunia, di pulau Ross, Antartika. Meskipun salju, batu, dan gletser menutupi sisi gunung ini, tetapi gunung di masih dalam keadaan aktif bahkan memiliki danau lava. Uap biasanya terlihat dari puncak gunung ini, menambah kesan betapa panasnya itu.

Baca juga  Mengapa Artis Korea Tampak Lebih Awet Muda Dibanding Bule? Ternyata ini Alasannya

Gunung erebus merupakan gunung yang sangat terpencil karena sulit untuk dikunjungi. Oleh karena itu para ilmuwan hanya bisa melihat letusannya sebagian besar dari foto yang diambil satelit. Namun, pada tahun 2013 sebuah tim ilmuwan kecil mencoba mengintip kaldera Erebus. Mereka terkejut melihat sedikit pergerakan dari organisme yang hidup di panasnya gunung berapi tersebut.

Para ilmuwan yakin bahwa ada beberapa bentuk bakteri yang paling tidak dimengerti di dunia ini telah tumbuh subur di gua-gua yang berada di sana. Namun karena berada pada tempat yang tertutup lapisan es dan di dalam terdapat panas yang berasal dari gunung Erebus sendiri pendakian akan sangat beresiko.

5. Jamur Antartika

Hasil gambar untuk antarctica mushroom

Antartika adalah tempat yang sangat ekstrem bagi makhluk hidup untuk bisa tetap eksis. Meskipun begitu, ada beberapa makhluk hidup yang tetap bisa bertahan meski kondisinya seekstrem itu. Salah satunya adalah keberadaan jamur di antartika.

Diketahuinya jamur di antartika, itu berawal dari pondok yang ditinggalkan kosong selama lebih dari seabad. Itu ditinggalkan oleh dua penjelajah terkenal, Ernest Shackleton dan Robert Scott. Selama itu beberapa spesies jamur tumbuh di pondok milik ke dua penjelajah tersebut, dan itu merupakan jamur asli Antartika.

Mengingat bahwa jamur yang biasanya tumbuh subur di tempat yang hangat, keberadaan spesies jamur endemik di antartika ini cukup mengagumkan.

Baca juga  Inilah 3 Planet yang Baru Ditemukan yang Mirip Seperti Bumi

6. Danau Ellsworth

Salah satu hal yang menjadi misteri di danau subglasial ini adalah sebuah pertanyaan : apakah ada kehidupan di sana?

Mengingat bahwa danau ini berada di 3 km di bawah lapisan es Antartika Barat dan keberadaannya tidak terganggu selama hampir setengah juta tahun tentu para ilmuwan tertarik. Sejak ditemukan pada tahun 1996 para ilmuwan sangat penasaran dengan pertanyaan tersebut dan ingin segera memecahkannya.

Meskipun terlihat mudah tetapi para ilmuwan harus mempertimbangkan untuk tidak membahayakan habitat Ellsworth. Salah satu Metode dicoba pada tahun 2012 dengan cara yang tidak membahayakan habitat, tetapi itu dibatalkan karena masalah peralatan dan operasional.

7. Danau Vostok

Masih tentang danau, danau yang ditemukan oleh ilmuwan Rusia pada tahun 1990-an ini telah membantu para ilmuwan untuk mempelajari kondisi Europa (Bulan Jupiter) dan Enceladus (Bulan Saturnus). Secara teori, di dalam es yang menyelimuti Europa akan ada sebuah samudra luas di dalamnya dan itu bukan tidak mungkin. Oleh karena itu para peneliti mencoba untuk mengebor jauh ke dalam es untuk mendapatkan sampel.

Sempel pada tahun 2012 terkontaminasi oleh bahan pengeboran sehingga tim harus melakukan misi ke 2 pada tahun 2015. Pada upaya ini diketahui perairan Danau Vostok sekitar -3 derajat Celcius dan itu tidak membeku karena tekanan yang luar biasa dari beratnya lapisan es. Komunitas ilmiah tidak yakin apakah sampel terbaru itu murni atau tidak.

(Visited 281 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.