Sat. Oct 31st, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Pria Kaya ini Sombong & Tak Mau Mampir ke Kontrakan Sopirnya. Tak Disangka, Akhirnya Ia…

2 min read
Sharing is Caring

Sifat sombong tidak hanya buruk bagi siapa pun, namun juga dapat membuat seseorang berperilaku tercela. Seperti kisah berikut.

Diceritakan. Sebut saja namanya Pak Abdullah (nama samaran). Ia adalah seorang kontraktor yang cukup ternama dan kaya raya. Berbagai mobil mewah juga menghiasi halaman rumahnya yang besar dan mewah di kota Semarang. Sementara istrinya juga adalah seorang pengusaha pemasok properti yang cukup tangguh. Alhasil, lantaran kekayaannya, sifat sombong pun kemudian melekat pada diri Pak Abdullah ini.

Hampir setiap waktu Pak Abdullah bolak-balik dari Semarang ke Magelang, karena Magelang adalah tempat kelahirannya dan orang tuanya juga masih berada di sana. Sudah barang tentu jika dari Semarang menuju Magelang akan melewati sebuah kota kecil yang menawan bernama Ambarawa. Di kota Ambarawa itulah sopir Pak Abdullah seringkali meminta izin untuk mengunjungi istri dan anak-anaknya di rumah kontrakannya.

Baca juga  Sengaja Tabrak Aturan, Orang-Orang Ini Berbakat Memancing Masalah

Begitulah, setiap kali melewati kota Ambarawa, sang sopir pasti selalu meminta izin, bahkan seringkali pula ia mengajak majikannya tersebut untuk mampir ke rumahnya. Bukan hanya sekedar basa basi, namun sang sopir memang ingin sekali majikanya itu mampir ke rumahnya walau hanya di halaman teras kontrakannya saja. Ia ingin majikannya tahu kalau inilah rumah karyawannya yang setia melayani ke mana pun ia pergi.

Semakin sering sang sopir mengajak, maka sesering itu pula Pak Abdullah selalu menolak dan dengan sombongnya ia enggan turun dari mobil mewahnya. Ia tidak mau mengunjungi rumah kontrakan sopirnya yang sangat sederhana itu. Akhirnya, Pak Abdullah pun tidak pernah tahu bagaimana rumah sopirnya yang setia itu.

Baca juga  Baju Adat Orang Sunda Ternyata Disesuaikan Dengan Status Sosial Sang Pemakai

Seiring perjalanan waktu, sampai akhirnya Pak Abdullah pun mengalami cobaan yang membuat hartanya satu persatu habis bahkan meninggalkan hutang besar di bank-bank konvesional yang penuh dengan riba. Pak Abdullah dan keluarganya pun terpaksa harus menjual harta yang tersisa untuk mempertahankan hidup dan kehidupan keluarganya.

Pak Abdullah pun kesana kemari mencari tempat tinggal baru setelah rumah mewahnya disita oleh bank. Daerah demi daerah ia kunjungi, kota demi kota ia jelajahi. Siapa sangka, akhirnya Pak Abdullah tinggal di rumah yang mana dulu pernah di tempati sopirnya.

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya dan Jangan lupa share. Terima kasih.

Baca juga  5 Kitab Kuno Paling Kontroversial yang Dapat Merusak Dasar Sejarah Dunia
(Visited 18 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.