Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Lagu Misterius dari Dunia Kuno

2 min read
Sharing is Caring

Selama ribuan tahun, banyak orang mencoba menangkap keajaiban singkat dari musik. Beberapa lagu diperuntukkan demi kepentingan ritual, lainnya untuk navigasi atau untuk pengetahuan bahwa hidup ini singkat dan dimaksudkan untuk dinikmati.

Nyanyian Rohani No. 6

Pada tahun 1955, di istana Ugairt kuno, di Suriah, para arkeolog menggali lempengan tanah liat yang berisi fragmen musik yang berasal dari 3.400 tahun — ribuan tahun lebih tua dari komposisi yang diketahui tertua sebelumnya. Tablet itu berisi tulisan paku Hurrian, sebuah bahasa Mesopotamia kuno — termasuk sistem untuk mereproduksi melodi. Nyanyian pujian ini didedikasikan untuk Nikkal, dewi kebun. Dan dilantunkan dengan kecapi sembilan senar. Karya itu tidak ditandatangani, dan komposernya tetap anonim.

Baca juga  Guru IPA Belum Tahu, Inilah 5 Hal Misterius Dari Inti Bumi

Songlines Asli

Hasil gambar untuk songlines aboriginal

Budaya Aborigin Australia sudah hidup sejak 50.000 tahun, menjadikannya yang paling kuno di planet ini. Elemen sentral dari budaya prasejarah ini adalah lagu — atau Mimpi. Mitos-mitos penciptaan musik ini tidak hanya berfungsi sebagai peta untuk bernavigasi melintasi lanskap Australia yang tidak ramah tetapi juga berfungsi sebagai sistem moral yang dengan jelas mendefinisikan hubungan antara manusia, hewan, dan lanskap. Songlines memberikan deskripsi ribuan kilometer dan menghubungkan orang-orang yang berbeda dari kelompok-kelompok bahasa yang tidak terkait.

Lagu Harper Inherjhawy

Hasil gambar untuk harper inherjhawy

Di dekat Makam Kerajaan di Thebes, para arkeolog menemukan serangkaian puisi dan musik cinta, termasuk Song of Inherkhawy karya Harper. Berasal ke tahun 1160 SM, lagu ini memberikan pandangan tentang kehidupan emosional Mesir Kuno. Ia meminta pendengar untuk memanfaatkan momen dan melihat akhirat dengan skeptisisme yang sehat. Teori yang berlaku menyebut bahwa orang Mesir Kuno tidak mengembangkan sistem notasi musik sampai penaklukan Alexander Agung pada 332 SM. Yang lain tidak setuju. Ahli musik Hans Hickman mengusulkan bahwa musik dimainkan dengan menggunakan gerakan tangan untuk mengomunikasikan nada dan irama. Teknik ini dikenal sebagai cheironomy, yang ada sampai hari ini dalam musik liturgi Gereja Koptik Mesir.

Baca juga  5 Misteri Arkeologis yang Berhasil Dipecahkan

Beth Gazo

Hasil gambar untuk beth gazo

Beth Gazo atau Treasury of Chants disusun sekitar 1.800 tahun yang lalu. Ini adalah musik tertua yang masih ada dalam agama Kristen. Beth Gazo ditulis dalam bahasa Syria – dialek kuno bahasa Aram yang diucapkan oleh Yesus. The Gazo Beth awalnya berisi ribuan lagu. Sekitar 700 bertahan, bersama dengan empat dari delapan lagu lainnya.

Bantal St. Bonifasius

Hasil gambar untuk St. Bonifasius

Sebuah penemuan kebetulan di British Library mengungkapkan karya musik polifonik yang paling awal diketahui, yang akan mendominasi dunia Barat selama 1000 tahun ke depan. Ini adalah nyanyian yang didedikasikan untuk Saint Boniface, santo pelindung Jerman. Karya itu dimasukkan ke bagian akhir biografi Uskup Maternianus dari Reims. Penulis tetap anonim. Para ahli percaya lagu itu berasal dari barat laut Jerman sekitar tahun 900. Bagian itu adalah organum dengan dua bagian vokal: satu untuk penyanyi utama, dan pengiring.

Baca juga  5 Misteri Besar Dari Seluruh Dunia yang Belum Terpecahkan
(Visited 21 times, 1 visits today)