Mon. Sep 21st, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Inilah Simbol Utama Kekuasaan Saddam Hussein Yang Dihancurkan AS. Begini Skenarionya!

2 min read
Sharing is Caring

Pada masa kekuasaannya selama 24 tahun di Irak, Saddam Hussein menunjukkan hegemoni yang tidak tertandingi. Sejak mengangkat dirinya sebagai Presiden Irak, Saddam seolah enggan berbagi kekuasaan dengan pemimpin Irak lainnya. Dia adalah figur sentral di negeri dengan ibukota Baghdad itu.

Melintasi masa 24 tahun itu, Saddam membangun sejumlah patung dirinya di seantero kota di Irak. Patung terakhir yang dibangunnya terdpat di Tahrir Square di pusat kota Baghdad. Konon patung itu dibangun dalam rangka memeringati ulang tahun sang pemimpin yang ke 65, 28 April 2002. Patung itu terbuat dari perunggu setinggi 7 meter, dengan tinggi keseluruhan mencapai 20 meter. Patung itu menjadi simbol kekuasaan Saddam.

Baca juga  Jomblo Harus Gerak Cepat, Inilah 3 Kota Penghasil Wanita Cantik di Indonesia

Saat pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat memasuki kota Baghdad, 9 April 2003, patung itu menjadi sasaran pertama untuk dihancurkan. Pada sore harinya, sejumlah kamera dari beberapa stasiun TV dan media, aparat militer AS dan para penonton warga Baghdad, hadir di Tahrir Square. Ahmad Chalabi, politisi Irak yang lahir dari keluarga kaya Syiah di Baghdad, Irak yang diasingkan ke Amerika Serikat, berada di belakang prosesi itu. Sejumlah alat berat dihadirkan di sekitar lokasi.

Adalah Hashim Hassan Jabri, figur tak dikenal yang kemudian menjadi sorotan sejumlah media lokal dan internasional. Saat mendengar berita masuknya tentara koalisi ke Baghdad, dia berangkat dari tempat tinggalnya di luar ibukota, menuju lapangan Tahrir. Dia membekali dirinya dengan palu godam dengan niat bulat, menumbangkan patung Saddam Hussein.

Baca juga  Inilah Satu - Satunya Konflik SARA Paling Mematikan yang Pernah Terjadi di Indonesia!

Jadilah Hashim sebagai simbol ‘kekuatan’ rakyat dalam menghancurkan patung Saddam. Padahal, kecuali menghantamkan palu godam pertama dan seterusnya, patung itu tidak goyah, karena kuatnya pondasi. Pun oleh hantaman palu godam berikutnya. Patung itu baru roboh setelah alat berat menariknya. Sebelumnya, seorang prajurit Amerika menyelubungi kepala patung itu dengan bendera the Stars and Stripes milik negeri Paman Sam. Berakhirlah masa kekuasaan Saddam Hussein di Irak.

(Visited 57 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.