Wed. Sep 23rd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Dijodohkan Dengan Wanita Bercadar, Pria Ini Syok Di Malam Pertama. Tak Disangka, Istrinya

3 min read
Sharing is Caring

Lantaran banyaknya pekerjaan, membuat Radit tak ada waktu memikirkan untuk hidup berumah tangga. Sementara di satu sisi, orangtuanya sudah ingin sekali menimang cucu. Tapi bagaimana mungkin itu terjadi, sedangkan tidak ada satu pun wanita yang dekat dengan Radit.

Akhirnya, kedua orangtuanya pun berinisiatif untuk mencarikan jodoh buat Radit. Tidak ingin mengecewakan orangtuanya, Radit pun menyetujui dan menyerahkan sepenuhya masalah itu kepada kedua orang tuanya saja.

Sampai suatu hari, sang ayah pun berkata, “Dit, kami telah menemukan seseorang yang siap untuk menjadi istrimu. Jadi, kapan kamu ada waktu untuk melihat wajah calon istrimu?”

Radit yang saat itu sedang dalam perjalanan keluar kota untuk urusan bisnisnya hanya menjawab, “Kalau ayah dan ibu sudah merasa sreg, Radit mah ikut aja.”

“Kalau begitu, ayah dan ibu akan segera mengatur semua kebutuhan pernikahannmu. Sepulang dari luar kota, kita akan langsung melakukan prosesi akad nikah.” ucap sang ayah.

Baca juga  Ini Lagu Paling Misterius Di Internet, yang Berhasil Membuat Para Ahli Kebingungan

Radit pun menyetujui usul ayahnya. Meski ia belum melihat secara langsung wajah calon istrinya, namun entah kenapa hatinya merasa yakin kalau apa yang dipilih orangtuanya adalah yang terbaik.

Setelah beberapa hari, prosesi akad nikah Radit pun digelar. Saat itulah ia benar-benar kaget dan syok, karena ternyata calon istri pilihan orangtuanya adalah seorang wanita bercadar. Hal ini sungguh di luar dugaannya. Apalagi tak pernah sedikit pun ia membayangkan kalau akan dijodohkan dengan wanita seperti itu.

Seketika timbul rasa kesal dalam hati Radit pada orangtuanya. Namun, ia juga merasa bersalah karena sudah menggampangkan urusan ini pada orangtuanya. Namun apa boleh buat, semua sudah terjadi. Akhirnya, pernikahan pun dilangsungkan dan dihelat dengan meriah. Undangan berdatangan silih berganti untuk memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Baca juga  Para Pedagang Bongkar Sisi Buruk Dari Jalan Tol Trans Sumatera! Ternyata Seperti Ini

Selang beberapa jam kemudian, pesta pun usai. Radit dan sang istri juga sudah berada di dalam kamar pengantin mereka. Malam itu tentu menjadi momen yang sangat dinantikan bagi keduanya. Namun, tiba-tiba saja kebingungan melanda Radit. Ia tidak tahu harus mengawali dari mana karena seumur-umur ia belum pernah berada sedekat ini dengan wanita.

Suasana pun terasa kaku. Keduanya diam membisu dan tak ada yang berani angkat bicara. Sang istri yang wajahnya masih bersembunyi di balik cadarnya tiba-tiba berdiri dan berjalan keluar. Radit pun semakin salah tingkah. Belum hilang rasa groginya, istrinya pun datang dengan membawa segelas susu dan beberapa potong kue.

Radit mulai memahami apa yang seharusnya ia lakukan. Ia berpikir mungkin inilah saatnya untuk melihat wajah asli istrinya. Perlahan-lahan dan dengan hati berdebar-debar, Radit pun mendekati istrinya.

Baca juga  6 Lifehack Sederhana Ini Bisa Menjadi Penyelamat Yang Sangat Berharga Dalam Hidupmu

“Bolehkan aku melihat wajahmu?” ucap Radit kepada istrinya.

Sang istri hanya diam sambil mengangguk dengan malu malu. Namun, saat Radit mulai menyentuh cadar itu dan mencoba menyingkapnya, tiba-tiba saja sang istri menghentikan tangannya.

“Kita shalat sunat dua rakaat dulu, Kak,” pinta istrinya.

Akhirnya, malam itu menjadi malam pertama yang sangat berkesan bagi Radit. Ia tak pernah menyangka, di balik cadar itu, terpancar pesona kecantikan wajah sang istri yang sangat indah dan menawan. Wajah yang memberikan kesejukan saat dipandang. Wajah yang memberikan kedamaian saat dekat dengannya. Radit benar-benar sangat mensyukurinya.

Rasa kesal yang pernah muncul di hatinya terhadap orangtuanya, seketika langsung ia buang jauh jauh. Kini Radit mengerti, mengapa kedua orangtuanya memilih wanita bercadar ini untuknya.

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Terima kasih.

(Visited 639 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.