Sat. Sep 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Sama-Sama Orang Melayu, Kebiasaan Malaysia Ini Patut Indonesia Tiru

2 min read
Sharing is Caring

Hubungan Indonesia-Malaysia memang bisa dibilang tidak begitu harmonis. Mengingat banyak kasus Malaysia yang mengklaim berbagai budaya Indonesia. Bisa jadi karena Indonesia dan Malaysia sama-sama orang Melayu. Jadi budayanya kurang lebih sama.

Dibalik naik turunnya kondisi hubungan kedua negara, ada kebiasaan orang Malaysia yang baik dan seharusnya bisa orang Indonesia tiru.

1. Self service

Budaya melayani sendiri atau self service jadi kebiasaan yang sangat kental di Malaysia. Misalnya isi bensin sendiri di pom bensin atau self laundry yang sudah menjamur dimana-mana. Dan yang paling sering diterapkan adalah saat makan.

Mereka akan membereskan sendiri sisa makanannya. Biasanya langsung ditaro di tempat yang sudah disediakan. Mirip kalau kita lagi ke IKEA.

Baca juga  5 Tempat Terpencil Paling Misterius di Dunia

Budaya self service ini menjadikan mereka sangat mandiri, gak manja dan mengandalkan orang lain.

2. Fasih berbahasa Inggris

Bahasa Inggris sudah jadi bahasa Internasional dan sangat penting dalam dunia kerja. Karena itu, Malaysia meskipun mereka terdiri dari beragam etnis (Melayu, India, Cina, Arab, dan lain-lain), mereka sangat fasih bahasa Inggris.

Bahasa Inggris dijadikan bahasa pengantar sejak sekolah dasar. Wah kudu diterapkan nih soalnya bahasa Inggris selalu jadi syarat dalam penerimaan kerja.

3. Baju melayu yang sopan

Baju melayu mereka seperti baju kurung orang Indonesia. Meski merupakan baju khas Melayu, tapi baju ini dipakai siapa saja. Jadi gak heran kalau melihat misalnya etnis Cina pakai baju ini tanpa hijab. Karena desainnya yang sopan, baju ini memberikan kenyaman untuk dipakai siapa saja.

Baca juga  10 Negara di Dunia ini yang belum Pernah Dijajah

Jadi gak ada kecanggungan takut dibilang orangtua.

4. Kebiasaan memuji

Jujur deh, antara dikritik dengan dipuji lebih senang mana? Tentu dipuji ya. Pujian ini jadi budaya di mereka. Bahkan sebelum mengkritik, mereka memuji dulu. Karena memang tak ada manusia yang sempurna. Ada salah, pasti ada benarnya juga.

Ini benar-benar patut diterapkan sih. Terutama di era media sosial yang kental banget dengan komen-komen negatif asal nyablak. Kenapa nggak, media sosial kita buat jadi suasana positif.

(Visited 192 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.