Thu. Oct 29th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

NASA Kembangkan Teknologi untuk Temukan Planet Alien

2 min read
Sharing is Caring

Manusia saat ini selalu ingin tahu apa yang terjadi di alam semesta. Mengenai pertanyaan seperti eksistensi hantu atau juga alien tidak pernah ditemukan mengenai jawaban ilmiahnya.

Tetapi, manusia juga selalu belajar dan ingin menggali ilmu untuk menemukan kebenaran. Contohnya saja dengan usaha yang membuktikan alien itu memang nyata.

Dikutip dari laman resmi NASA, Rabu (19/6/2019), NASA sedang mengembangkan pesawat berteleskop untuk menemukan planet alien di luar angkasa sana. Tentunya bukan seperti teleskop pada umumnya. Pesawat ruang angkasa ini bakal bisa terbang sekitar 400 ribu kilometer jauhnya.

Hasil gambar untuk NASA Kembangkan Teknologi untuk Temukan Planet Alien

Pesawat yang mempunyai nama Starshade ini mempunyai tutup datar yang sangat besar untuk menghalangi cahaya bintang. Tutupnya mempunyai bentuk yang unik, yaitu dengan seperti bunga matahari yang tengah mekar, sehingga nantinya dengan tampilan orbit yang telah ditemukan lebih jelas.

Baca juga  Browser Canggih ini Cocok Banget Untuk Kamu yang Suka Nonton Film Online!

“Bayangkan teleskop dan pesawat ruang angkasa mengambang bebas di angkasa, mengalami tarikan dan dorongan kecil dari gravitasi. Kami akan berusaha menjaga kedua hal itu sejajar dengan pergeseran 2 milimeter saja,” ungkap teknisi Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, Michael Bottom.

Sudah Digagas Sejak 1960-an

Hasil gambar untuk pesawat Starshade

Untuk sebenarnya, telah lama sekali untuk para peneliti yang menemukan ribuan eksoplanet. Yang disayangkan, eksoplanet tersebut masih juga belum sempat dijelajahi, sehingga dibuatlah pesawat Starshade untuk mewujudkan hal itu.

Dengan gagasan yang membuat pesawat raksasa ini juga telah diusulkan dari tahun 1960-an, dengan sekaligus menginginkan dengan adanya misi Starshade. Bagaimana pesawat dapat menemukan planet alien?

Mengenai metode pemblokiran cahaya bintang bisa digunakan untuk mempelajari dengan lebih dalam atmosfer suatu planet, dengan potensi penemuan tanda-tanda kehidupan selain di Bumi.

Baca juga  Smartphone ini yang Ditinggalkan WhatsApp, Cek Smartphone mu Sekarang

Nantinya juga, dengan sebuah teleskop dengan cermin primer yang mempunyai diameter 2,4 meter dengan nama Wide Field Survey Telescope (WFIRST) bakal dibenamkan di dalam Starshade ini. Teleskop inilah yang akan melakukan metode untuk pemblokiran cahaya alias coronagraph. Meski adanya begitu, misi Starshade yang sebenarnya masih belum sepenuhnya disetujui. Ada juga syarat terakhir yang belum terpenuhi, yaitu dengan formasi penerbangan supaya pesawat dengan layak terbang.

Baca Juga: Unik, NASA Temukan Ukiran Mirip Logo Star Trek di Planet Mars

(Visited 21 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.