Mon. Jul 6th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Honor 20 Pro Mendapat Restu Google, Peluncuran Bakal Segera Digelar

2 min read
Sharing is Caring

Mengenai peluncuran Honor 20 Pro yang saat ini telah mengalami penundaan, setelah sebelumnya diumumkan pertama kali pada bulan lalu.

Tetapi, mengenai peluncuran smartphone tersebut besar kemungkinan besar bakal segera digelar dan Honor dapat untuk menyelesaikan proses distribusinya.

Dilansir Phone Arena, Selasa (18/6/2019), peluncuran Honor 20 Pro tertunda disebabkan belum bisa mendapatkan sertifikasi yang diperlukan dari Google. Setelah dengan 4 pekan yang saat ini berusaha, Honor juga telah dilaporkan bisa berhasil mendapatkan sertifikasi Google untuk smartphone tersebut.

Untuk pihak Huawei atau pun dengan Honor sejauh ini masih belum mengumumkan tanggal yang merilis baru. Tetapi saat ini diperkirakan peluncurannya bakal digelar pada pertengahan Juli 2019. Honor sendiri adalah dengan merek smartphone memiliki Huawei.

Baca juga  Xiaomi Bakal Setop Dukungan Program MIUI Global Beta
Hasil gambar untuk Honor 20 Pro

Mengenai sertifikasi yang saat ini belum didapatkan pada sebelumnya, membuat Honor juga telah mengubah sejumlah rencana, termasuk juga menunda kampanye pemasaran untuk sampai akhir Juni.

Saat ini  Honor dapat bernafas dengan lega mengingat peluncuran internasional smartphone yang besutannya bakal segera dilakukan.

Mengenai varian standar Honor 20 telah dijadwalkan bakal mulai dijual di pasar global pada tanggal 21 Juni 2019. Tetapi kalau ada sejumlah hal yang tidak sesuai dengan rencana, besar kemungkinan peluncurannya bakal ditunda.

Huawei Jajal OS Rusia untuk Pengganti Android

Hasil gambar untuk Honor 20 Pro

Lebih lanjut, Huawei saat ini sedang dililit masalah. Dengan keterbatasan yang saat ini menggunakan produk-produk Amerika Serikat (AS), telah membuat Huawei yang harus mencari alternative untuk jalan keluar, termasuk untuk menemukan OS pengganti Android. Selain dengan menyiapkan OS sendiri, Huawei juga telah mencoba buatan Rusia.

Baca juga  Realme C2 Harga di India, Spesifikasi, Penawaran Jual

Dikutip Phone Arena, Huawei juga tidak bergantung hanya pada OS mengenai buatannya sendiri. Menurut laporan media Rusia, The Bell, Huawei tengah mencoba Aurora, OS yang telah dibangun pada platform open source Sailfish.

Dua orang sumber mengatakan, Deputy Chairman Huawei, Guo Ping, telah berbicara dengan Menteri Pengembangan Digital dan Komunikasi Rusia, Konstantin Noskov, tentang penggunaan Aurora.

Pengembang Aurora

Gambar terkait

Aurora dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang dimiliki penyedia jaringan nirkabel Rusia, Rostelecom, dan pengusaha Rusia bernama Grigory Berezkin.

Degan sumber lainnya telah membicarakan, Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping juga sudah membahas perihal penggunaan OS tersebut. Selain dari itu juga telah disebutkan, Tiongkok telah mulai menguji perangkat berbasis OS Aurora tersebut.

Baca juga  Ini 3 Smartphone Yang Akan Keluar Di Bulan November 2019

Baca Juga: Harga Huawei P30 Pro Anjlok Besar!

(Visited 8 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.