Thu. Nov 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

7 Kegagalan Eksperimen Sains Terbesar di Dunia,

3 min read
Sharing is Caring

Sains sangat penting untuk dipelajari, tak hanya sebagai pengetahuan saja tapi juga berguna untuk penelitian lebih lanjut di waktu yang akan datang.

Walupun lebih dikenal sebagai hal yang baik, tapi ternyata sains juga dapat menyebabkan kekacauan hingga kematian jika digunakan dengan cara yang salah.

Menurut KBBI Sains adalah pengetahuan sistematis tentang alam dan dunia fisik, termasuk di dalamnya, botani, fisika, kimia, geologi, zoologi, dan sebagainya.

Mudahnya, melalui sains kita dapat mengetahui berbagai macam pengetahuan baru seperti bagaimana tubuh bekerja hingga sistem tata surya bekerja.

Sains bisa saja menjadi hal yang menyenangkan bagi sebagian orang, tapi jika digunakan untuk tujuan yang negatif maka akan berdampak buruk bagi manusia.

Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk lingkungan sekitar. Untuk mencari pengetahuan atau ilmu baru, maka dibutuhkan penelitian yang membutuhkan uji coba.

Hal ini yang berbahaya, jika penelitian tersebut gagal maka bisa menyebabkan hal yang tidak terduga.

Contohnya seperti Eksperimen gagal berikut ini.

1. LSD

Hasil gambar untuk Lysergic Acid Diethylamide gajah

Lysergic Acid Diethylamide atau LSD merupakan bahan kimia jenis terbaru yang bersifat halusinogen, atau sering dikenal sebagai salah satu jenis narkotika.

Pada tahun 1962, sejumlah peneliti sedang mencari pengobatan terbaru untuk menyelamatkan manusia. Penelitian ini kemudian diuji kapada seekor gajah bernama Tusko.

Baca juga  Ini Cara Sederhana Memusnahkan Kedahsyatan Bom Nuklir Dari Muka Bumi Selamanya

Sayangnya, eksperimen ini tidak berjalan dengan lancar dan berakhir pada kematian sang gajah. Bagaimana tidak, para peneliti menyuntikan 297 milligram LSD kepada gajah tersebut.

Setelah Tusko kehilangan kendali, para peneliti lalu menyuntikan 2800 milligram antipsychoticditambah barbiturate untuk menenangkannya.

2. Project MKUltra

Hasil gambar untuk project mkultra victim

Eksperimen selanjutnya adalah Project MKUltra yang dilakukan oleh organisasi CIA untuk melawan para tentara Soviet.

Tujuan eksperimen ini adalah mengendalikan kesadaran manusia dan membangun senjata kimia yang mematikan.

Eksperimen ini terjadi pada tahun 1953 sampai 1964 di mana CIA melakukan berbagai eksperimen terhadap tubuh manusia.

Eksperimen tersebut dilakukan dengan menyiksa pasien secara psikologis. Seperti deprivasi sensorik, hipnosis, penyiksaan seksual, dan sebagainya. Menyebabkan banyak pasien yang berakhir mengenaskan, dari gangguan jiwa hingga kematian.

3. The Monster Study

Hasil gambar untuk the monster study 1939

The Monster Study ini merupakan sebuah eksperimen gagal yang melibatkan 22 anak yatim (10 di antaranya gagap) di Davenport, Iowa pada tahun 1939.

Eksperimen ini dilakukan oleh dokter Wendell Johnson dengan membagi menjadi 2 grup anak normal. Untuk berbicara normal dan sisasnya dipaksa untuk berbicara gagap.

Baca juga  Bagaimana Laut Dapat Terbelah Untuk Orang Israel? Inilah Penjelasan Sains

Tujuannya adalah untuk menyembuhkan 10 anak yang gagap. Namun, hasilnya tidak sesusai ekspetasi. Anak-anak tersebut mulai mengalami gangguan untuk berbicara.

Bahkan beberapa diantaranya berhenti berbicara. Sehingga menyebabkan dampak permanen. Eksperimen ini pun disebut sebagai The Monster Study.

4. The Tuskegee Syphilis

Hasil gambar untuk The Tuskegee Syphilis

Eksperimen The Tuskegee Syphilis ini bertujuan untuk menyembuhkan para pengidap syphilis yang dialami oleh penduduk Afrika-Amerika.

Para pasien yang diberikan obat Plasebo bertujuan untuk menyembuhkan. Namun, hasilnya malah sebaliknya, sebanyak 128 pasien meninggal karena eksperimen ini.

Dokter yang bersangkutan malah mengatakan bahwa darah yang dimiliki oleh para pasien itu jelek dan tidak cocok dengan Plasebo yang diberikan.

5. Bayi Simpanse

Hasil gambar untuk Kellogg winthrop

Eksperimen ini memang tidak sekejam lainnya, malah bisa dikatakan mirip dengan kisah Tarzan. Sebuah eksperimen ini dilakukan oleh Winthrop Kellogg kepada anaknya.

Eksperimen ini dilakukan dengan membesarkan seekor simpanse dengan anaknya secara bersamaan. Hasilnya simpanse tersebut bertindak seperti layaknya manusia.

Berdiri dengan kedua kakinya dan makan menggunakan sendok untuk makan. Hanya saja tidak dapat berbicara dan tidak sepintar manusia.

Namun, hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak Kellogg. Ia bertingkah layaknya seekor simpanse yaitu kesulitan mempelajari kata dan melakukan suara ala simpanse.

Baca juga  Hindari! 5 Hal ini Bisa Bikin Tubuh Lemah

6. Kola Superdeep Borehole

Gambar terkait

Apa yang terjadi jika manusia membuat lubang hingga ke inti bumi?

Ada beberapa kemungkinan, adanya gangguan gravitasi hingga bumi terbelah dan memusnahkan semua makhluk yang hidup di bumi.

Eksperimen ini ternyata pernah dilakukan oleh Soviet, tepatnya pada tahun 1994 di Kola Peninsula, Russia. Mesin bor berhasil mencapai kedalaman 12 kilometer ke dalam perut bumi.

Eksperimen ini diberhentikan karena diduga dapat menyebabkan dampak buruk bagi bumi. Walau begitu, berbagai fosil kuno banyak yang ditemukan berkat eksperimen ini.

7. Nazi Concentration Camp

Hasil gambar untuk Nazi Concentration Camp victim

Terakhir adalah eksperimen di Nazi Concentration Camp yang dilakukan oleh Josef Mengele yang disebut-sebut sebagai ‘evil scientist’.

Julukannya ini ada karena berbagai eksperimen yang ia lakukan sangat kejam dan tidak manusiawi. Bayangkan saja, untuk mempelajari tentang genetika manusia, ia sampai menyiksa pasiennya sampai mengenaskan.

Siksaan tersebut berupa operasi tanpa obat bius, menyuntikan bakteri mematikan, hingga memotong berbagai bagian tubuh pasiennya.

Itu dia kegagalan eksperimen terbesar yang pernah terjadi di dunia.

Baca Juga :

(Visited 29 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.