Wed. Sep 23rd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Lock Screen Smartphone Huawei Tampilkan Iklan, Pengguna Meradang

3 min read
Sharing is Caring

Pada sejumlah pengguna smartphone Huawei juga telah dilaporkan meradang. Mempunyai alasan, lock screen smartphone Huawei miliknya tiba-tiba telah memunculkan iklan.

Informasi ini untuk pertama kali yang telah dilaporkan oleh sejumlah pengguna Reddit. Banyak juga dari laporan di Reddit yang telah menyebut iklan di lock screen ini muncul dengan secara tiba-tiba.

Dilansir dari Digital Trends, Sabtu (15/6/2019), iklan yang telah muncul di lock screen itu dengan berbentuk seperti yang telah menyerupai wallpaper biasa. Tetapi, gambar tersebut juga disertai dengan logo Booking.com.

Sontak saja, hal itu juga sudah banyak yang dikeluhkan oleh pengguna perangkat Huawei yang kesal. Mengenai kondisi ini tidak terjadi di perangkat kelas menengah, tetapi juga dikelas flagship, seperti P20 sampai P30 Pro.

Mengenai laporan, iklan ini telah muncul di pengguna yang menggunakan Huawei Magazine Lock Screen atau wallpaper dari bawaan. Dikarenakan, mengatasi agar iklan ini agar berhenti muncul dengan tidak menggunakan aplikasi tersebut.

Baca juga  Merek Asal Jepang Ini Rilis HP Baru Spek Komplit Harga Sakit! RAM 4GB, Kamera 12+13+16MP!

Dengan menanggapi hal tersebut, Huawei sendiri telah membantah oleh pihaknya yang sempat menyematkan iklan di perangkat penguna. Perusahaan asal dari Tiongkok itu juga telah mengatakan hal itu yang berasal dari aplikasi oleh pihak ketiga.

“Tidak ada iklan yang telah disematkan Huawei. Kami juga meminta pengguna untuk memeriksa kembali pengaturan aplikasi atau mengikuti instruksi cara untuk menghilangkan iklan di lock screen,” ucap perusahaan.

Huawei Jajal OS Rusia untuk Pengganti Android

Terbebas masalah dari hal itu, mengenai keterbatasan menggunakan produk-produk Amerika Serikat (AS), telah membuat Huawei harus mencari jalan keluar, termasuk menemukan OS pengganti Android. Selain mempersiapkan OS sendiri, Huawei juga telah menjajal buatan Rusia.

Dikutip Phone Arena, Sabtu (15/6/2019), Huawei juga tidak bergantung hanya pada OS buatannya sendiri. Menurut laporan dari media Rusia, The Bell, Huawei tengah mencoba Aurora, OS yang telah dibangun pada platform open source Sailfish.

Baca juga  Perjalanan Mudik Lebaran Lebih Asyik Bersama Google Maps

2 orang sumber juga mengatakan, Deputy Chairman Huawei, Guo Ping, telah berbicara bersama Menteri Pengembangan Digital dan Komunikasi Rusia, Konstantin Noskov, mengenai penggunaan Aurora.

Aurora telah dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang dipunyai penyedia jaringan nirkabel Rusia, Rostelecom, dan juga pengusaha Rusia yang bernama Grigory Berezkin.

Untuk sumber lainnya juga mengatakan, Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping juga sudah membahas mengenai perihal penggunaan OS tersebut. Selain dari itu juga telah disebutkan, Tiongkok telah mulai untuk menguji perangkat yang berbasis OS Aurora tersebut.

Huawei Siapkan 1 Juta Smartphone dengan OS HongMeng

Huawei telah dilaporkan tengah mempersiapkan smartphone yang baru dengan berbasis OS besutannya, HongMeng. Berdasarkan dari informasi dari beberapa sumber, Huawei bakal menurunkan sekira 1 juta unit smartphone dengan OS tersebut.

Dikutip dari GSM Arena, menurut perusahaan riset Rosenblatt Securities, smartphone yang terbaru itu tengah mempersiapkan untuk proses pengujian. Tetapi, tidak disebutkan dengan detail apakah perangkat tersebut bakal dipasarkan kepada konsumen atau produk untuk mengenai pengembangan.

Baca juga  Cepetan! HP Paling Dicari Netizen ini Turun Harga, Tinggal Rp 1,5 Jutaan

Selain dari itu, OS buatan Huawei juga telah disebutkan kompatibel dengan semua aplikasi Android. Huawei pun telah melengkapinya dengan sejumlah fungsi keamanan untuk melindungi data pribadinya.

Seperti juga yang diketahui, mengenai pemblokiran yang telah diterapkan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei sehingga membuat perusahaan juga harus mencari penyelesaian agar bisnisnya juga tetap berjalan dengan stabil. Dan mengenai kebijakan AS itu juga telah membuat sejumlah perusahaan teknologi negara tersebut untuk memutus kerja sama dengan Huawei.

AS untuk saat ini masih juga menunda pemberlakuan mengenai kebijakannya itu sejak tanggal 20 Mei 2019, dan bakal berakhir setelah 90 hari. Tak mau untuk menunggu masa tenggang tersebut berakhir, Huawei juga telah melakukan beberapa rangkaian untuk persiapan lain, termasuk bakal mengajak para developer Android membuat aplikasi untuk OS HongMeng.

Baca Juga: Diblokir AS, Huawei Tunda Peluncuran Laptop Windows Baru

(Visited 15 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.