Thu. Jul 2nd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Hanya Lewat Panggilan WhatsApp saja, Peretas Dapat Kuasai Smartphone Korban

3 min read
Sharing is Caring

Untuk celah juga keamanan pada WhatsApp juga dimanfaatkan oleh aktor jahat untuk menyebarkan software mata-mata. Belakangan, teridentifikasi spyware tersebut merupakan besutan NSO Group.

Sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Financial Times, si penjahat cyber dapat memasang software yang sangat jahat itu di smartphone hanya dengan menelepon korban melalui panggilan WhatsApp.

Mengutip dari laman Business Insider Singapura, rupanya tanpa adanya respon panggilan atau hanya miss call tanpa diangkat oleh korbannya, panggilan telepon tersebut sudah dapat membuat si peretas menguasai smartphone korban.

Hasil gambar untuk Hanya Lewat Panggilan WhatsApp saja, Peretas Dapat Kuasai Smartphone Korban

Hal ini bisa dilakukan tanpa diketahui oleh korban. Dikarenakan, si peretas juga bisa dengan langsung menghapus riwayat panggilan mereka melalui perangkat korban.

Jika cara ini sukses, seluruh data-data termasuk data pribadi yang ada di dalam smartphonekorban bisa dikuasai. Mulai dari riwayat panggilan sampai data lokasi.

Sejauh ini, tidak diketahui berapa banyak pengguna WhatsApp yang menjadi korban peretasan ini.

Baca juga  Tanpa Aplikasi, Pengguna WhatsApp Bisa Sadap Isi Pesan Pacarnya

Hanya cuma begitu saja, NSO Group kalau oleh pihaknya terkait dengan peretasan WhatsApp. Tetapi demikian, hal ini juga tidak menghalangi untuk kemungkinan ada juga aktor lain yang sudah memakai produk-produk NSO Group digunakan untuk mengeksploitasi dengan celah keamanan WhatsApp.

WhatsApp

Gambar terkait

Kepada Financial Times, untuk perwakilan WhatsApp juga telah mengatakan, serangan tersebut “mempunyai semua keunggulan perusahaan swasta yang telah dikenal dengan bekerja sama dengan pemerintah, lewat spyware yang mampu untuk mengambil alih fungsi OS pada smartphone.”

Didalam pernyataan yang terpisah, WhatsApp malah hanya meminta si pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi yang terbaru. Aplikasi versi terbaru ini juga diketahui sudah memberikan patch keamanan yang telah menambal celah tersebut.

“WhatsApp mendorong dengan pengguna untuk meng-update aplikasi ke versi yang terbaru serta juga memastikan OS smartphone-nya tetap mutakhir untuk melindungi potensi eksploitasi yang telah ditargetkan,” kata WhatsApp didalam pernyataannya.

Baca juga  Xiaomi Rajanya! Inilah 5 Smartphone Kekinian Super Canggih, Harga 2 juta

Perusahaan juga menyebut, pihaknya terus bekerja sama dengan mitra industri untuk memberikan peningkatan keamanan terbaru untuk melindungi para penggunanya.

Tanda Smartphone Dikuasai Pihak Ketiga

Hasil gambar untuk Hanya Lewat Panggilan WhatsApp saja, Peretas Dapat Kuasai Smartphone Korban

Untuk baru-baru ini juga, telah ramai berita mengenai pembobolan WhatsApp oleh kelompok hackerHacker tersebut telah memanfaatkan celah rentan didalam aplikasi dan juga telah menyebarkan spyware alias software dengan mata-mata pada iPhone dan Android.

Dengan kelihatan tidak ada cara yang sangat pasti untuk mengecek apakah perangkat kamu sudah termasuk yang dibobol juga gara-gara WhatsApp.

Meski dengan demikian, ada juga tanda-tanda yang tertentu dapat membantu membedakan apakah smartphone kamu tengah dimanipulasi oleh pihak ketiga atau tidak.

Hal ini juga telah diungkapkan oleh Ahli Keamanan Smartphone dari Symantec Domingo Guerra.

Baca juga  Situs dan Aplikasi Populer yang Diblokir Dinegara China

“Salah satu cara yang bisa dilakukan merupakan dengan mencoba melihat dengan perubahan-perubahan di smartphone kamu,” ucap Guerra, sebagaimana yang dikutip dari Business Insider Singapore, Rabu (15/5/2019).

Gambar terkait

Dia juga telah mengatakan, ketika penggunaan baterai sangat boros dibandingkan pada sebelumnya atau perangkat tiba-tiba telah menjadi panas, mungkin hal tersebut dapat karena perangkat mengirim dan menerima banyak data.

“Itu juga dapat jadi salah satu tanda bahwa perangkat itu telah dibobol,” ucap Guerra.

Karena itulah, ucap Guerra, yang telah memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi yang terbaru serta juga dengan memastikan sistem operasi smartphone ke versi yang sangat baru adalah hal yang harus dilakukan, jika untuk perangkat yang terdampak oleh pembobolan WhatsApp.

Pihak WhatsApp sendiri juga mengatakan sudah menemukan celah kerentanan itu pada bulan Mei ini dan dengan langsung untuk memperbaikinya. Tetapi demikian, WhatsApp juga tak bisa mengetahui berapa banyak penggunanya yang ikut terdampak pembobolan ini.

(Visited 111 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.