Thu. Nov 26th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

KH Aceng Zakaria Senantiasa Menjaga Ketaqwaaan Selepas Shaum Ramadhan

3 min read
Sharing is Caring
Hasil gambar untuk KH Aceng Zakaria

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) KH. Aceng Zakaria sedang berpesan kepada kita semua agar kita senantiasa untuk menjaga dan meningkatkan ketaqwaan selepas ibadah shaum di bulan Ramadhan.

Taqwa itu terlebih daulu iman, tidak mungkin juga taqwa tanpa iman, iman dahulu sehingga bakal mendatangkan ketaqwaan. Dan taqwa itu bakal melaksanakan perintah Allah dan menjauhi akan larangannya atas dasar iman, tidak bakal disebut taqwa jika tidak berlandaskan dengan iman.

Diantaranya untu target shaum itu adalah la’alakum tattaqun, untuk meningkatkan pada kualitas ketakwaan, tentu saja dengan ibadah shaum yang diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas ketakwaan. Yang harusnya takwa itu mencapai 100% menurut al-Quran (Haqqo tuqootih) tapi kenyataan-nya di masyarakat jangankan untuk mencapai 100% mungkin mencapai 60% saja barangkali masih belum, maka kita bakal melihat indikasinya dari apa terlebih dahulu? Mau dari akhlak sholat, infaq, shaum apakah mampu untuk ditingkatkan? Shaum juga merupakan latihan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan, namun ketakwaan disini tidak dinilai dengan waktu subuh sampai magrib saja, selama bulan ramadlan, tapi bagaimana kita untuk meningkatkan kualitas takwa pasca shaum itu yang ingin diharapkan.

Baca juga  Beberapa Inspirasi Busana Lebaran Hadir di Ramadan Fashion Festival

Jika ingin berusaha sekuat tenaga tentu saja mendapatkan, tetapi mungkin ada juga yang semacam ilmunya masih kurang,  teknisnya kurang contohnya, tentu sebetulnya semua harus dapat meraih ketakwaannya. Lalu ketakwaan ini juga tidak hanya dilihat dengan shaum saja, Tetapi dengan sholat saja dari awalan takbir sampai salam tapi juga  dilihat dengan saat melakukan sholat, shaum itu sendiri juga bagaimana ruhnya, agar dapat merubah dalam keseharian seperti halnya bagaimana seseorang bakal menjalankan kehidupan sehari-hari. Itulah nilai ketakwaan.

Satu cara untuk menjaga ketakwaan itu contohnya minimal menjaga ibadah-ibadah yang sudah rutin dilaksanakan pada bulan ramadlan, seperti dengan tarawih 11 rakaaat yang bakal kita jaga untuk kebiasaanya selepas ramadhan, bangun subuh karena pada umumnya orang-orang terkadang juga masih sulit untuk bangun subuh mungkin 10% orang yang siap untu sholat subuh di awal waktu, tetapi kalau pada bulan ramdhan ini rata-rata orang bangun pukul 3.30, pukul 04.00 itupun sudah terhitung kesiangan, jika hal tersebut saja dapat dipertahankan maka insya Allah bakal ada peningkatannya

Baca juga  5 Stadion dengan Atmosfer Terbaik yang ada di Asia Tenggara
Hasil gambar untuk KH Aceng Zakaria

Jika kita lihat dengan potret masyarakat secara nasional, masih juga belum menyenangkan diantaranya saja masih terlihat kegiatan-kegiatan mereka yang seperti dipasar, dijalan yang berbicara MUSLIM tapi juga masih banyak yang berani meninggalkan untuk sholat fardhu, shalat Jumat dengan alasan sibuk dengan berjualan atau sedang ramai. Dijalan pun sama banyak yang berkeliaran seperti di angkot atau tempat umum mereka yang tidak malu lagi untuk menyantap makanan atau merokok pada siang hari. Mereka (muslim) yang tidak melaksanakan apa yang dia laksanakan seharusnya mereka hanya kerjakan di bulan ramadhan namun pada saatnya idul Fitri mereka ingin ikut berlebaran juga.

Harus diusahakan untuk target dari ibadah shaum itu terus menerus diupayakan.

Baca juga  Google Doodle Ikut Rayakan Tradisi Mudik 2019

1, untuk meningktakan kualitas ketakwaan seperti mempertahankan kebiasaan yang telak kita bakal laksanakan pada bulan ramadlan.

2, inkuntum ta’lamun, tingkatkan ilmu. Pada saat bulan ramadlan saat kita rutin untuk membaca al-Quran (Tadarus al-Quran) maka yang demikian pun juga dipertahankan dan ditingkatkan.

3, siap untuk mensyukuri nikmat Allah, ternyata nikmat Allah itu sangat besar sekali, dengan syariat ramadhan saja begitu banyak yang diuntungkan seperti halnya lakunya orang yang berjualan, tetapi kadang mereka tidak sadar bahwa keuntungan yang mereka peroleh itu adalah semua bagian dari di syariatkannya shaum ramadhan.

(Visited 17 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.