Wed. Sep 23rd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

BI Telah Catat Masyarakat Tarik Uang Rp187,2 Triliun Selama Ramadhan

2 min read
Sharing is Caring
Hasil gambar untuk bank indonesia

Bank Indonesia (BI) telah mencatat masyarakat yang sudah menarik uang sebanyak Rp187,2 triliun di seluruh Indonesia pada sejak awal Ramadhan sampai hari ke-27 Ramadhan atau Sabtu (1/6/2019).

Perry Warjiyo selaku Gubernur BI di Jakarta, Sabtu (1/6/2019), telah berbicara realisasi dana keluar (outflow) untuk bagian penarikan dana itu sudah mencapai 86 persen dari total yang ketersediaan dana yang disiapkan oleh Bank Sentral dan perbankan pada selama Ramadhan dan Lebaran 2019 sebesar Rp217,1 triliun.

Ada juga pusat persebaran uang untuk kebutuhan Ramadhan dan Lebaran juga masih didominasi Pulau Jawa non Jakarta, Bogor, Depok, juga Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang telah mencapai Rp69,4 triliun. Pada kemudian, wilayah dengan penarikan dana yang terbanyak juga terjadi di Jabodetabek sebesar Rp46,8 triliun.

“Dan untuk wilayah lainnya adalah Sumatera sebesar Rp34,1 triliun dan kawasan timur Indonesia sebesar Rp27,9 triliun,”.

Baca juga  Gaya Makeup Indonesia dan Korea Beda Banget, Kamu Pilih Mana?
Hasil gambar untuk BI Telah Catat Masyarakat Tarik Uang Rp187,2 Triliun Selama Ramadhan


Pada dana tunai yang telah disediakan BI juga bekerja sama dengan perbankan pada Lebaran 2019 yang mencapai besar Rp217,1 triliun itu telah mengalami kenaikan 13,5 persen dari periode sama di 2018 sebesar Rp 191,2 triliun.

Untuk peningkatan pada ketersediaan dana tunai ini dikarenakan adanya penambahan panjang masa libur Lebaran hingga mencapai 10 hari untuk tahun ini, serta juga untuk kebutuhan untuk pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pekerja.

Bank Indonesia telah meyakini juga jika pada ketersediaan uang tunai ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat Lebaran ini.

Data BI mengatakan, realisasi penarikan uang tunai di masyarakat rata-rata sudah mencapai 92 % dari total ketersediaan dana setiap tahunnya.

Selanjutnya, Perry juga telah berbicara, mengenai penarikan uang tunai untuk kebutuhan Lebaran bakal menstimulus konsumsi rumah tangga dan juga maraknya sektor riil, seperti contoh pariwisata dan juga transporasi.

Baca juga  Tidak Selamanya Berjalan Mulus, 5 Pesulap Ini Tewas Saat Melakukan Aksinya
Hasil gambar untuk bank indonesia


Karena itu juga, di kuartal II 2019, BI telah meyakini, konsumsi rumah tangga bakal semakin bertumbuh dan memberi peningkatan pada kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Terkadang konsumsi itu akan meningkat, untuk terutama di segmen pariwisata, hotel, dan restoran. Kami juga masih memantau pergerakkan investasi swasta,” ujarnya.

Pada tahun 2019 ini, BI telah menargetkan juga untuk pertumbuhan ekonomi nasional yang telah berada di 5,0-5,4 persen. Sedangkan untuk penukaran uang pecahan kecil, Bank Sentral telah mengimbau masyarakat untuk menukar uang dengan pecahan kecil di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang akan diselenggarakan oleh BI, perbankan, maupun pihak lain yang akan ditunjuk oleh BI.

Di seluruh wilayah Indonesia, BI bekerja sama dengan perbankan yang telah menyiapkan 2.941 titik untuk penukaran uang pecahan kecil, juga termasuk di wilayah 3T yaitu wilayah terdepan, terluar dan terpencil.

Baca juga  Inilah Keunikan Suku Sunda yang Tidak Dimiliki Suku Lainnya
(Visited 10 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.