Wed. Nov 25th, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

5 Ilmuwan Muslim Terhebat di dunia

3 min read
Sharing is Caring

Dunia teknologi memiliki sejarah yang panjang dan diisi oleh banyak orang-orang berinovasi, pintar, dan jenius di belakangnya.

Siapa sangka di balik penemuan teknologi dan industri teknologi saat ini ada sentuhan ilmuwan islam di baliknya.

Sebagai sesama umat muslim, kita harus bangga dengan pencapaian yang telah dicapai oleh orang-orang ini

Sejarah telah membuktikan bahwa dunia Islam telah banyak melahirkan sarjana dan ilmuwan yang sangat hebat dalam segala bidang.

Para ilmuwan Muslim ini bahkan berpartisipasi dalam pengembangan inovasi teknologi yang saat ini kita gunakan.

Siapa saja ilmuwan Muslim terhedebat didunia? Berikut Ilmuwan-Ilmuwan Muslim Terhebat di dunia.

1. Ibnu Al-Haitham

Hasil gambar untuk Ibnu Al-Haitham

Abu Ali Muhammad al-Hasan atau dikenal dengan nama Ibnu Haitham ini menjadi contoh tokoh Islam yang berpengaruh di bidang teknologi.

Ibnu merupakan seorang ilmuwan Muslim yang mahir dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, farmasi, dan filsafat.

Selain itu, ia juga menjadi seorang pencipta dari teknologi optik yang saat ini digunakan pada kamera.

Teknologi temuannya ini telah menginspirasi Roger Bacon dan Kepler untuk membuat mikroskop dan teleskop.

Tidak hanya itu, Ibnu Haitsam juga turut melakukan percobaan terhadap kaca yang dibakar, dan dari situ muncul lah teori lensa pembesar.

Baca juga  5 Hal Kontroversial Tentang Masa Depan

Bahkan dari hasil teori itu para ilmuwan italia menggunakan teori itu untuk membuat kaca pembesar pertama di dunia.

2. Abbas Bin Firnas

Gambar terkait

Abbas Bin Firnas atau yang biasa dikenal dengan sebutan Abbas Abu al-Qasim adalah seorang ilmuwan muslim yang cerdas dan mampu memparalelkan satu cabang ilmu yang ia kuasai dengan cabang ilmu lainnya.

Selain menjadi seorang ilmuwan, ia juga merupakan fisikawan, kimiawan, teknisi, musisi Andalusia, dan penyair Bahasa Arab.

Abbas menjadi ilmuwan muslim pertama kali di dunia yang berhasil membuat konstruksi alat yang bisa terbang.

Pada abad ke-9 ia telah menciptakan sebuah alat terbang yang memiliki sayap dan menyerupai burung, dan berhasil menerbangkannya di Cordoba, Spanyol.

Menariknya inovasi ini terinspirasi ketika ia membaca Al-Qur’an Surat Al-Mulk ayat 19 yang berisi :

Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya dia Maha Melihat segala sesuatu.

Q.S. Al-Mulk Ayat 19

Dari situlah Abbas berinovasi untuk membuat konsep pesawat terbang dan telah berhasil membuktikan bahwa benda padat sekalipun bisa terbang di udara.

Baca juga  6 Tempat Terakhir Di Bumi yang Belum “Tersentuh” Oleh Ilmuwan Sepenuhnya

3. Al Battani

Hasil gambar untuk Al Battani

Al Battani adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan muslim berbangsa Arab yang paling berpengaruh pada abad pertengahan.

Berkat salah satu pencapaiannya yang paling terkenal yaitu penentuan tahun matahari, yang pada saat ini kita mengetahui bahwa dalam satu tahun itu terdiri dari 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik.

Hasil penemuan dari Al Battani ini dibilang sangat akurat. Bahkan, keakuratan penghitungan ini membuat seorang matematikawan asal Jerman bernama Christopher Clavius menggunakannya untuk memperbaiki kalender Julian.

Sejak kecil ia sudah di didik oleh Ayahnya yang juga merupakan ahli astronom, yang membuatnya tertarik di bidang itu.

4. Anousheh Ansari

Hasil gambar untuk Anousheh Ansari

Anousheh Ansari berhasil mencuri perhatian publik setelah dirinya dinobatkan sebagai perempuan muslim pertama yang telah melakukan penerbangan ke luar angkasa.

Ansari adalah insinyur kelistrikan dan juga pendiri dari perusahaan teknologi Prodea Systems yang berfokus pada pengembangan Internet of Things.

Perusahaan yang dibuat pada tahun 2006 itu telah membantu daerah terpencil di India agar bisa merasakan internet.

Selain menjadi pendiri dari Prodea Systems, Ansari juga merupakan pendiri sekaligus CEO dari Telecom Technologies.

Baca juga  Teori Konspirasi Paling Gila yang ada di Internet

Dari serangkaian bisnis itulah yang akhirnya bisa membuat Ansari untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan dana pribadinya pada 18 September 2006.

Sebelum keberangkatannya, Ansari memulai persiapan selama enam bulan di Star City, Rusia. Persiapan tersebut meliputi latihan dalam kelas, simulasi, zero gravity, dan teknik untuk bertahan hidup.

5. Abdus Salam

Hasil gambar untuk Abdus Salam

Abdus Salam adalah seorang fisikawan berasal dari Pakistan yang menganut aliran Muslim Ahmadiyah Qadian. Sayangnya, aliran ini dianggap sebagai minoritas non-muslim di Pakistan.

Hal tersebut membuat pemerintahan Pakistan tidak pernah memberinya penghargaan meskipun ia telah memberikan kontribusi yang luar biasa untuk pengembangan teknologi di negaranya.

Walau begitu, hal ini tidak mematahkan semangatnya dan dibuktikan dengan perolehan penghargaan paling bergengsi dalam bidang sains.

Berkat kontribusinya dalam pengembangan teori penyatuan electroweak yang membuat Salam bisa meraih Penghargaan Nobel pada tahun 1979. Hal itu sekaligus membuat Salam menjadi orang Islam pertama yang mendapat penghargaan Nobel.

Itu dia Ilmuwan-Ilmuwan Muslim terhebat yang ada didunia.

Baca Juga : Ilmuwan ini Menyesal dengan Hasil Temuannya sendiri

(Visited 17 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.