Mon. Sep 21st, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Psikopat Terkejam di Negeri Sakura!

4 min read
Sharing is Caring

Tsutomu Miyazaki merupakan salah satu psikopat paling kejam di negeri Sakura, Jepang. Tidak hanya melakukan pembunuhan sadis terhadap gadis – gadis belia pria yang berasal dari keluarga kaya ini juga pedofilia, necrofilia, pemerkosa, dan kanibal. Tsutomu Miyazaki merupakan anak hasil hubungan terlarang antara sang ayah dengan saudari kandungnya, dirinya pun lahir prematur dengan kelainan telapak tangan kondisi ini menyebabkan dirinya dibesarkan oleh sebuah keluarga yang dingin dan tidak mempedulikanya. Tidak hanya kedua saudarinya yang membenci Miyazaki bahkan ayah dan ibunya pun tidak memperhatikan apa kebutuhannya, mereka hanya menyuruh Miyazaki belajar agar mendapat nilai tinggi dikelasnya. Karena bentuk telapak tangannya yang tak biasa sejak kecil Miyazaki menjadi objek bully oleh teman – temannya di sekolah. Sejak kecil ia sering menghabiskan waktunya dengan membaca komik dan film – film bergenre thriller kemudian pada masa pubertas ia banyak mengoleksi video porno, berjalanya waktu Tsutomu juga menonton berbagai video anime porno dan video – video porno ilegal yang menayangkan anak dibawah usia. Pada masa remajanya Miyazaki berperilaku menyimpang,ia merekam pakaian dalam anak perempuan yang bermain tenis dilapangan dekat rumahnya. Pada saat ia berusia 18 tahun Miyazaki pulang kerumah orang tuanya bukanya disambut hangat malah disuruh kerja di perusahaan koran miliknya, karena terus depresi selama tinggal dirumah tersebut Miyazaki sempat melakukan percobaan bunuh diri. Pada bulan Mei 1998 sang kakek orang yang satu – satunya ia sayang meninggal dunia kemudian dia mengalami depresi berat sampai mengisolasi dirinya, tak ingin sang kakek meninggalkan dirinya Miyazaki memakan sebagian abu sang kakek. Kepergian sang kakek menyebabkan Miyazaki menjadi pribadi yang pemarah dan ringan tangan. Beberapa hari setelah kepergian sang kakek, Miyazaki menyerang kakaknya karena memarahi dirinya dan memukuli sang ibu ketika ditegur. Perubahan perilaku Miyazaki menjadi misterius dan temperamental ditambah dengan kecanduannya terhadap anime anak porno dibawah umur membuatnya menjadi sosok monster psikopat. Pada 22 Agustus 1988 Miyazaki menculik seorang gadis yang baru saja berumur empat tahun bernama Mari Konno disebuah taman di kota Tokyo, dengan mobil yang dimilikinya ia membawa Mari Konno ke tempat sepi dibawah jembatan dan disana ia mencekik anak malang tersebut dan melakukan pelecehan seksual terhadap jasadnya dan meninggalkanya begitu saja. Beberapa hari kemudian Miyazaki kembali ke lokasi dimana jasad gadis cilik itu mulai membusuk untuk memotong kedua tangan dan kakinya lalu miyazaki membakar sisa bagian tubuh lainnya, menggilingnya hingga menjadi abu untuk dikirimkan kepada orang tua korban. Abu tersebut dikirim bersama beberapa gigi, foto pakaian Mari, dan kata – kata bertuliskan “Mari, Kremasi, Tulang, Investigasi, Bukti”. Satu setengah bulan kemudian Miyazaki kembali melakukan aksi psikopatnya yaitu gadis cilik berusia tujuh tahun bernama Masami Yoshizawa. Masami dibunuh tak jauh dari Mari meregang nyawa. Setelah Masami, Miyazaki kembali merenggut nyawa lagi yaitu Erika Namba berumur empat tahun yang merupakan korban ketiga Miyazaki namun TKPnya berbeda, Erika di bawa oleh Miyazaki ke area parkir di daerah Saitama kemudian disana ia mengambil foto gadis tersebut tanpa busana sebelum akhirnya membunuh melakukan pelecehan seksual kemudian membuang jasadnya ditengah tengah tempat parkir. Pakaian anak tersebut dibawa dan dibuang di area hutan, dan lagi ia mengirimkan kata kata kepada orang tua korban yang isinya “Erika,Dingin,Batuk,Tenggorokan,Istirahat,Mati”. Enam bulan berlalu korban keempat Miyazaki bernama Ayako Nomoto berusia lima tahun, usai membunuh psikopat itu mencabuli korbannya selama dua hari dan merekamnya kemudian ia memutilasi gadis tersebut dan memakan salah satu potongan tubuhnya, meminum darahnya lalu membuang sisanya dilokasi berbeda – beda. 23 Juli 1989 Miyazaki tertangkap saat mencoba melakukan aksi cabul kepada seorang gadis didekat taman rumahnya. Ayah dari anak perempuan tersebut mempergoki dan memukul Miyazaki yang saat itu dalam kondisi telanjang dan Miyazaki berhasil melarikan diri namun ayah dari gadis itu melaporkannya ke kepolisian. Saat polisi mendatangi rumah Miyazaki mereka menemukan 5.763 koleksi video porno yang diantaranya adalah video mengerikan yang direkam Miyazaki, polisi juga menemukan potongan tangan beberapa anak didalam toilet. Selama persidangan Miyazaki tampak tak menyesal dan menyatakan bahwa dirinya adalah pahlawan jepang dan menolak untuk meminta maaf atas apa yang ia lakukan. Miyazaki mengaku juga dirinya seperti bermimpi dan berhalusinasi dibisiki oleh sesuatu yang dia menyebutnya manusia tikus. Manusia Tikus inilah yang membuatnya melakukan aksi pembunuhan sadis terhadap gadis – gadis belia tersebut, malu atas tragedi ini kemudian ayah Miyazaki menolak membayar pengacara untuk membela anaknya. Pada tahun 1994 ayah Miyazaki melakukan bunuh diri. Dengan memperhitungkan tingkat kejahatan, pengaruh sosial dan perasaan keluarga korban pada tahun 1997 Miyazaki divonis hukuman mati dan dieksekusi dengan cara digantung pada tahun 2008. Sebelum dieksekusi Miyazaki menyatakan dibenci dan ditelantarkan oleh keluarga membuat hidupnya menderita, Ia juga mengaku telah mencekik anjing nya hingga mati dan membunuh dua ekor kucingnya sebelum mempraktekan kepada manusia.

Baca juga  5 Bencana Nuklir Paling Mematikan dalam Sejarah

Baca juga : Misteri Cadas Pangeran Sumedang

(Visited 195 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.