Wed. Sep 23rd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Ilmuwan Terkenal ini Ternyata tidak Percaya dengan Tuhan!

4 min read
Sharing is Caring

Menjadi orang yang jenius tentunya menjadi impian banyak orang. Mungkin kamu pernah membayangkan, bagaimana , rasanya bisa sepintar Einstein?

Beberapa ilmuwan terkenal seperti Stephen Hawkingdan Niels Bohr mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian.

Mereka memiliki kemampuan yang beragam di bidang mereka masing-masing. Kontribusi mereka di bidang tersebut juga sangat besar bagi ilmu pengetahuan modern.

Tapi apakah kalian tahu, ada satu lagi kesamaan diantara mereka, selain dari kejeniusan mereka? Kalo kalian berpikir mereka atheis, ya, dugaan kalian tidak salah!

Berikut Ilmuwan-Ilmuwan Terkenal yang tidak percaya dengan Tuhan.

1. Niels Bohr

Hasil gambar untuk Niels Bohr

Niels Henrik David Bohr adalah seorang Fisikawan Pemenang Hadiah Nobel dari Kopenhagen, Denmark.

Sebagai salah satu Penemu Teori Kuantum dan struktur atom, Niels Bohr merupakan ilmuwan yang mengaku atheis atau tidak percaya dengan tuhan. Dia pernah menulis bahwa pemikiran mengenai Tuhan merupakan hal asing baginya.

Walaupun Niels Bohr seorang atheis, beliau masih memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat. Bohr pernah membantu menyembunyikan ilmuwan-ilmuwan Yahudi ketika Denmark di-invasi oleh Tentara Nazi Jerman.

Hadiah Uang dari Penghargaan Nobel, ia sumbangkan kepada negara Finlandia untuk membantu perjuangan kemerdekaan negara tersebut.

Selain itu, Bohr pernah meyakinkan Raja Swedia saat itu untuk menampung pengungsi-pengungsi Yahudi di sana.

Baca juga  Situs Penyedia Backup Data Terbaik dan Paling Aman di Tahun 2019

2. Stephen Hawking

Hasil gambar untuk Stephen Hawking

Stephen William Hawking adalah seorang Fisikawan Inggris yang mendalami bidang Fisika Teoretis dan Kosmologi. Ia juga adalah seorang penulis Buku sekaligus Direktur Penelitian di Centre for Theoretical Cosmology, Universitas Cambridge.

Kontribusinya yang sangat besar di bidang Fisika melahirkan Teorema Singularitas Gravitasi. Bahkan, Hawking adalah orang yang memprediksi kalau Black Hole dapat memancarkan radiasi.

Hawking secara langsung mengakui kalau dirinya adalah seorang atheis. Hawking banyak meluncurkan pendapat tentang betapa sains dan agama bukanlah dua hal yang bisa disatukan.

Hawking menderita penyakit ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis), penyakit langka yang menyerang saraf motoriknya. Penyakit tersebut yang membuat seluruh tubuhnya lumpuh.

Saking langkanya, banyak warga internet yang membuat Ice Bucket Challenge untuk mengumpulkan dana pengobatan dan meningkatkan kesadaran orang-orang dengan penyakit ini.

Meskipun demikian, penyakit yang ia derita tidak melunturkan semangatnya untuk terus belajar dan berkontribusi dalam ilmu pengetahuan.

3. Richard Dawkins

Hasil gambar untuk Richard Dawkins

Clinton Richard Dawkins merupakan seorang penulis, biologi evolusioner dan pengetahuan umum dari Inggris.

Selain sebagai seorang akademisi, Dawkins juga adalah seorang atheis yang sering menyuarakan pendapatnya mengenai agama.

Saking seringnya Dawkins membuat komentar pedas yang mengkritik agama Islam, ia disebut sebagai seorang tokoh anti-Islam atau Islamofobia.

Baca juga  7 HP Paling Mahal di Dunia, iPhone XS Max Kalah jauh!

Buku Dawkins yang berjudul The God’s Delusion merupakan buku wajib bagi orang-orang yang tertarik dengan ketuhanan.

Konsep atheisme yang dijelaskan oleh Dawkins dalam buku tersebut sangat relevan dengan pandangan atheisme modern.

Ahteisme pada jaman dahulu muncul dari pengetahuan yang mendalam mengenai filsafat. Namun atheisme baru yang dipopulerkan oleh Dawkins ini muncul dari pengetahuan yang mendalam mengenai sains.

Walaupun begitu, buku Dawkins lainnya yang berjudul “The Selfish Gene”, disebut sebagai buku sains paling berpengaruh sepanjang masa oleh The Royal Society, perkumpulan sains paling tua dan bergengsi di dunia.

4. Sam Harris

Hasil gambar untuk Sam Harris

Samuel Benjamin Harris merupakan seorang ilmuwan neurosains, pengkritik agama, dan penulis non-fiksi berkebangsaan Amerika Serikat.

Buku pertama Harris yang berjudul The End of Faith (2004) yang telah memenangkan Penghargaan PEN/Martha Albrand bertahan di The New York Times Best Seller List selama 33 minggu.

Dalam bukunya yang berjudul The Moral Landscape, Harris menyatakan bahwa ilmu pengetahuan dapat membantu seluruh umat manusia dan menjawab segala masalah mengenai moralitas.

Sama seperti Dawkins, Harris juga disebut sebagai seorang Islamofobia karena komentar-komentar pedasnya yang menyinggung umat Muslim.

Harris mengkritik negara-negara Timur Tengah yang mayoritas beragama Islam dan mengira segala kekacauan yang terjadi di sana adalah akibat ajaran agama Islam.

Baca juga  Xiaomi Pecat Karyawannya yang Meniru Karya Orang Lain!

Padahal tidak ada agama yang mengajarkan kebencian dan kejahatan. dan semua itu kembali lagi ke diri kita masing-masing.

5. Francis Crick

Hasil gambar untuk Francis Harry Compton Crick

Francis Harry Compton Crick adalah seorang ahli biologi molekuler, biofisika dan neurosains berasal dari Inggris.

Crick juga merupakan salah satu penerima Hadiah Nobel, loh. Crick mendapat Nobel dalam bidang kedokteran karena sudah meneliti bahwa ternyata DNA memiliki struktur Unting Ganda atau Double Helix.

Crick pernah berbicara kepada seorang reporter The Telegraph bahwa hipotesis tentang Tuhan kurang ia percayai. Dari pernyataan itu, kita bisa menilai bahwa Crick merupakan seorang atheis.

Dia juga pernah menyatakan bahwa ketidaksukaannya pada agama merupakan sebuah faktor pendorong utama dalam penelitiannya, yang dia rasa mampu menghilangkan kepercayaan orang kepada Tuhan.

Sebagai seorang ilmuwan neurosains, Crick berpendapat bahwa jiwa bukanlah bagian yang terpisah dari tubuh kita. Menurutnya, jiwa adalah suatu ciptaan pikiran di dalam otak manusia

Crick mengkritik sekolah-sekolah Katolik di Inggris yang lebih menekankan pendidikan agama kepada muridnya dibanding ilmu pengetahuan yang menurutnya lebih penting.

Itulah Beberapa Ilmuwan-Ilmuwan terkenal yang tidak mempercayai Tuhan.

Baca Juga : Ilmuwan ini Menyesal dengan Hasil Temuannya sendiri

(Visited 48 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.