Tue. Sep 22nd, 2020

Kopi17an

Konten Pilihan Satu Tujuan

Perbedaan antara Gaming dan Esports

2 min read
Sharing is Caring

Olahraga Elektronik atau biasa juga disebut eSports kian naik daun, bahkan menjadi cabang olahraga yang diuji coba pada Asian Games 2018. Menariknya, perwakilan Indonesia berhasil merebut medali emas pada ajang tersebut dari cabang eSports. Medali emas diraih oleh Ridel Yesaya Sumarandak dari eSports Clash Royale.

eSports memang muncul dari dunia gaming, tapi keduanya tidak sama. Apa perbedaannya? eSports sebenarnya game yang dianggap sebagai profesi. Saat kompetisi berarti atlet atau player sedang ‘olahraga’, saat tidak bermain berarti istirahat.

Hasil gambar untuk The International
The International : DOTA 2

Atlet eSports memiliki seragam dan digaji dengan bayaran yang tinggi. Mereka bermain mewakili tim mereka. Biasanya kompetisi dibagi dua kategori, multiplayer seperti Mobile Legends, PUBG, PUBG Mobile, DOTA 2 dan League of Legends, atau single player seperti pada Hearthstone dan Starcraft 2. Pada saat tournament, atlet eSports bermain untuk tim, sedangkan gaming, hanya bermain hanya untuk kesenangan semata.

Baca juga  Fortnite sekarang Disalahkan Karena Perceraian

Tidak Hanya pandai Bermain

Mampu menguasai suatu game sudah menjadi salah satu syarat menjadi atlet eSports, dan jangan lupa disiplin juga menjadi hal yang utama. Seperti pada cabang lainnya, atlet eSports dilatih secara profesional termasuk soal kesehatan. Tanpa adanya kedisiplinan dan latihan fisik, performa saat bertandingpun juga dipertaruhkan. Di beberapa negara yang menganggap gamer sebagai profesi bahkan membuat Kursus menjadi atlet eSports.

Menjadi atlet eSports membutuhkan keseriusan, berbeda halnya dengan gaming yang dilakukan untuk mengisi waktu dan untuk kesenangan semata. eSports perlu kerja sama, strategi tim yang solid dan mental yang kuat. Dalam turnamen utama biasanya atlet bermain sampai 16 jam sehari, ditambah lagi dengan syarat keterampilan tertentu yang harus dimiliki dalam tim untuk menipu lawan.

Baca juga  Mirip Koshka Vainglory, Inilah Skill Lengkap Hero Baru Wanwan Mobile Legends

Game yang dipertadingkan dalam eSports tidak sembarangan Game, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat utama, game harus kompetitif dan bisa dipertandingkan dalam skala yang besar di berbagai negara. Kunci dalam eSports adalah bahwa atlet bersaing dengan lawan, baik individu atau secara tim.

Sebuah game bisa dikatakan dalam kategori eSports juga dilihat dari tujuannya. Sasaran permainan tidak hanya untuk mengalahkan lawan, tapi juga menghancurkan pertahanan. Untuk itu, dibutuhkan skill, strategi, teknik tertentu, dan mentalitas pemain. Terakhir, game harus punya value dari penciptaan karakter. Sebuah game wajib memiliki karakter dan item yang berimbang, agar bisa saling mengalahkan dan berstrategi.

Setelah tahu perbedaannya, apakah kalian tertarik dengan eSports? Meski masih belum banyak yang mengetahui, tapi profesi ini cukup berpotensi di Indonesia. Masuknya eSports dalam cabang olahraga pun juga menunjukkan olahraga ini bisa jadi profesi pilihan di masa depan.

Baca juga  Apex Legends Menyingkirkan 700 Ribu Cheater!
(Visited 20 times, 1 visits today)

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.